Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

21 September 2016

Di Bangunnya Jalan Lingkar Cukang Monteng, Jalur Kamojang Semakin Menarik Kita Lalui Saat Nagrek Macet

Kali ini saya akan berbagi cerita dan informasi jalur alternatif Kamojang saat Nagrek macet, yakni melalui Jalan Lingkar Cukang Monteng. Jalur Kamojang adalah jalur alternatif dari Bandung menuju Garut. Jalur asri yang dihiasi oleh pemandangan alam. Di Kamojang terdapat beberapa objek wisata alam yang menarik. Seiring perkembangan kawasan Garut dan Bandung, ruas jalan Bandung – Garut via Nagreg ini semakin kewalahan menampung banyaknya kendaraan. Pada saat tertentu, terutama menjelang hari raya atau libur panjang, Nagrek akan mengalami kemacetan panjang. Adapun titik-titik macetnya jika dari Bandung ke arah Garut biasanya di Rancaekek, Nagreg, Kadungora, Leles dan Tarogong.


Sebenarnya jalur Bandung – Garut ini memiliki beberapa jalur alternatif. Yang paling terkenal adalah jalur Cijapati dan jalur Kamojang. Namun jalur alternatif tersebut berbukit-bukit dengan tanjakan dan turunan curam. Belum lagi kondisi jalan yang sempit dan rusak dibeberapa tempat membuat orang enggan untuk menggunakan jalur alternatif ini.

Pasca Pelebaran Jalur Kamojang Semakin Menarik Kita Lalui Saat Nagrek Macet

Namun jalur alternatif khususnya jalur Kamojang kini telah perbaiki. Jalur tembus dari Kabupaten Bandung ke Garut melewati kawah Kamojang ini, sekarang telah diperlebar dan dibeton. Selain itu dibangun jalan baru di kawasan Cukang Monteng yang terkenal dengan Tanjakan Mematikannya. Jalan baru ini dibangun melingkari pinggang bukit, tidak menanjak ke puncak bukit lagi seperti jalan yang lama.

Kalau dari Jakarta kita harus melalui jalur mana untuk menembus jalur Kamojang? Nah kali ini saya bagi informasi untuk mencapai jalan Kamojang ini, kalau dari Jakarta/Bandung kita harus ke Majalaya dulu. Untuk mencapai Majalaya, ada dua jalur yakni:

Via Bale Endah: Keluar di pintu tol Moh. Toha, menuju ke arah Dayeuh Kolot, terus ke Bale Endah, Ciparay dan Majalaya.

Via Rancaekek: Keluar pintu tol Cileunyi, menuju ke Rancaekek, di Rancaekek kita belok kanan ke arah Majalaya.

Nah itulah dua pilihan menuju jalan Kamojang yang pernah saya coba. Jika kita melewati jalur Kamojang, kita akan disuguhi oleh pemandangan yang masih sangat alami. Di sepanjang jalan terutama menjelang bukit Kamojang, kita akan melewati pesawahan dengan Teraseringnya yang indah. Pokoknya rasa lelah segera sirna deh hehehe.....


Selain itu kita juga akan melewati jembatan Kamojang Hill Bridge yang cantik. Jembatan ini dicat warna kuning sehingga mudah kenali. Jembatan yang memiliki panjang 100 meter ini digunakan untuk menghindari Tanjakan Monteng yang kerap memakan korban. Dari jembatan ini kita bisa melihat pemandangan dataran Bandung yang Indah.

Selepas jalan baru, kita akan memasuki kawasan Kawah Kamojang. Kawah Kamojang ini merupakan kawah vulkanik yang juga sumber panas bumi. Sejak lama disini telah berdiri Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi.

Kini pembangkit listrik tersebut dikelola oleh Pertamina dan PT. Indonesia Power. Di kawasan ini kita bisa menikmati perpaduan suasana Industri Modern dengan lingkungan alami yang asri.

Selain pembangkit listrik, di sini juga terdapat banyak sekali objek wisata. Ada objek Wisata Kawah Kamojang, di dalamnya ada beberapa kawah seperti Kawah Kereta Api dengan semburan air panasnya (Geyser), Kawah Nirwana, Kawah Hujan, Kawah Manuk, Kawah Cibuliran serta Kawah Kamojang.


Ada juga sumber panas bumi yang dibangun menjadi sauna alami, pemandian air panas, dsb. Di kawasan ini juga terdapat beberapa danau vulkanik yang mengepulkan asap.

Selain kawah, ada juga objek wisata yang bertema Flora dan Fauna. Di sini ada kawasan Hutan Lindung Mandalawangi, yang menjadi kawasan konservasi berbagai jenis tanaman yang dikembangkan dan dilindungi. Selain itu ada juga pusat Konservasi Burung Elang, dll.

Dengan keasrian alamnya dan banyaknya objek wisata, jalur ini layak untuk kita kunjungi. Baik menggunakan mobil ataupun touring dengan sepeda motor. Sambil menghindari macet, kita bisa sambil berwisata alam. Bagaimana dengan anda? Tertarik mencoba jalur Kamojang ini, kalau tertarik melalui jalur Kamojang silahkan anda coba dan anda akan sangat menikmati perjalanan anda.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Di Bangunnya Jalan Lingkar Cukang Monteng, Jalur Kamojang Semakin Menarik Kita Lalui Saat Nagrek Macet. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers