Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

29 April 2017

Sejarah Jakarta, Asal Mula Nama Batavia

Nah, kali ini saya akan cerita sejarah Jakarta. Semua tahu kan Belanda menamakan Jakarta itu Batavia? Batavia sendiri asalnya dari Betuwe yang merupakan versi lafal Belanda sekarang untuk Bataven dan akhirnya nama Batuwe jadi Betawi. Nama Batavia dipakai sejak sekitar tahun 1621 sampai tahun 1942, ketika Hindia Belanda jatuh ke tangan Jepang. Sebagai bagian dari de-Nederlandisasi, nama kota diganti menjadi Jakarta. Bentuk bahasa Melayunya yaitu "Betawi", masih tetap dipakai sampai sekarang.

Sejarah Jakarta

Batavia atau Batauia adalah nama yang diberikan oleh orang Belanda pada koloni dagang yang sekarang tumbuh menjadi Jakarta, ibu kota Indonesia. Batavia didirikan di pelabuhan bernama Jayakarta yang direbut dari kekuasaan Kesultanan Banten. Sebelum dikuasai Banten, bandar ini dikenal sebagai Sunda Kalapa, dan merupakan salah satu titik perdagangan Kerajaan Sunda. Dari kota pelabuhan inilah VOC mengendalikan perdagangan dan kekuasaan militer dan politiknya di wilayah Nusantara.

Batavia itu merupakan salah satu suku kuno yang menjadi moyangnya orang Belanda. Batavia sendiri asalnya dari Germania Barat. Sejarahnya Batavia itu dulunya sebuah suku dan suku ini bagian dari suku Chatten di West Germania (Jerman, Austria & Belgia) yang lari ke barat. Di barat ini meraka tinggal di daerah Rhine Delta, kemudia sempalan suku ini namanya jadi Bataven atau Bataaf. Nah, dari sini awal mula orang Belanda bangga pada Bataven yakni waktu Romawi expansi ke Germania.

Bataven ini paling gigih melawan Romawi. Walaupun akhirnya Bataven kalah dan Romawi menaklukkan mereka tapi Romawi respek ke Bataven. Oh ya Lokasi settlement Bataven itu di deltanya sungai Rhine. Sekarang daerah ini berada diantara Nijmegen (Belanda) - Xanten (Jerman). Nah di tempat tersebut ada Via Romana. Sekitar tahun tahun 12 AD (Anno Domini, sebelum masehi) Bataven kalah, ditaklukkan Drussus dan Drussus ini salah satu jendralnya Kaisar Agustus. Nah di sebelah Nijmegen ada daerah namanya Betuwe. Betuwe merupakan versi lafal Belanda sekarang untuk Bataven, makanya Jakarta dulunya Batavia. Kalau kita jalan-jalan ke Belanda kita bisa lihat nama jalan Batavierenweg. Nama Batavierenweg ini mengacu ke Bataven.

Setelah ditaklukkan oleh Romawi, kemudia Romawi membangun settlement Ulpia Noviomagus Batavorum yang sekarang jadi kota Nijmegen. Nijmegen ini menjadi kota tertua di Belanda. Di sini mulainya ada hubungan nama Batavia dan Jakarta. Perhatikan ada Batavorum di nama Romawinya Nijmegen, Ulpia Noviomagus Batavorum. Semua settlement Romawi di daerah Bataven di Rhine delta pasti pakai embel-embel Batavorum sejak itu.

Nah, dalam sejarahnya suku Bataven ini setelah ditaklukkan Romawi jadi pemasok elite troopnya Romawi untuk ikut bantu aneksasi daerah sekitar. Kagum dengan keberanian suku Bataven melawan Romawi, orang Belanda waktu perang lawan Portugis pakai nama Bataven jadi inspirasi, maka ada nama Batavia di sini yang sekarang menjadi Jakarta. Karena sengit dan kuat saat melawan Spanyol. Bataven ini pula yang jadi inspirasi nama Jakarta seperti yang kita kenal sekarang.

Oh ya, dulu konon JP Coen hampir menamakan Jakarta dengan Nieuw Hoorn. Hoorn ini kota asalnya JP Coen. Menurut saya sih lebih bagus Batavia. Satu catatan lagi, Belanda pernah menggunakan nama resmi Bataafse Republiek pada tahun 1795-1801 yang lagi-lagi terinspirasi dari Bataven. Hal itu terjadi saat dibawah kekuasaan Perancis. Setelah itu gonta-ganti wilayah administrasi sampai akhirnya jadi kerajaan Belanda yang kita kenal sekarang.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Sejarah Jakarta, Asal Mula Nama Batavia. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers