Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

31 December 2016

Gus Dur Dimata Masyarakat Papua

Besok pagi tanggal 1 Januari 2017 mengingatkan kita semua pada peristiwa penting dan bersejarah bagi warga Papua. Mengutip situs resmi NU http://www.nu.or.id/post/read/67075/penduduk-papua-jangan-hina-gus-dur-nanti-kamu-saya-kasih-mati masyarakat Papua sampai saat ini masih ingat betul kata-kata Gus Dur saat mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua. Saat itu Gus Dur menyampaikannya ketika matahari berganti pada tanggal 1 Januari 2001.


Orang Papua sangat ingat betul perkataan Gus Dur kata demi kata; "Mata saya memang tidak bisa melihat, tapi hati saya bisa merasakan air mata dan penderitaan orang Papua, maka dari itu wahai orang Papua, hari ini ku kembalikan harga dirimu sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia". Kata-kata itu membuat mereka bisa menangis.

Sebelum menjadi Papua ada banyak suku dengan etnik dan bahasa yang berbeda, dalam satu kecamatan saja bahasanya bisa berbeda, namun saat Gus Dur jadi Presiden, orang Papua bisa berbahasa Indonesia dan hal itu mampu menyatukan perbedaan di sana. Sehingga membuat mereka semakin mencintai Gus Dur, saking cintanya kepada Gus Dur orang Papua tidak rela jika Gus Dur dihina.

"Itu Gus Dur Bapak kami, kamu jangan hina bapak kami, nanti kamu saya kasih mati," kata orang Papua.

Saat ini, masyarakat Papua mengajukan kepada DPP PKB untuk membangun Monumen Gus Dur. Keinginan tersebut oleh PKB akan diteruskan kepada Presiden Jokowi agar segera membangun monumen Gus Dur di Papua.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Gus Dur Dimata Masyarakat Papua . Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers