Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

19 December 2016

Penyebab Error 404, Error 403 Dan Cara Mengatasinya

Hari ini saya akan membahas sedikit tentang penyebab error 404, error 403 forbidden serta cara mengatasinya. Saya yakin Anda pernah menemui halaman Error 404 saat mengakses website atau blog. Bagi pemilik website, munculnya halaman error seperti ini bisa jadi cukup mengganggu. Biarpun sebenarnya cukup sederhana, permasalahan ini berpotensi menjadi sangat merepotkan, terutama bagi orang awam. Penyebab munculnya pesan kesalahan seperti Error 404 bisa berasal dari script website yang Anda miliki. Faktor lainnya, mungkin disebabkan oleh server hosting tempat Anda menyimpan file website.


Nah, selain Error 404, ada pesan kesalahan lain yang bisa jadi sering Anda temui yakni Error 403. Dalam artikel ini saya akan mengulasannya untuk Anda. Tentu saja, lengkap dengan cara mengatasinya.

Mari mulai dari pesan kesalahan yang paling sering Anda temui.

1. Error 404 (Not Found)

Penyebab Error 404

Error 404 biasa disebut sebagai broken link. Umumnya kesalahan ini terjadi karena adanya kesalahan penulisan URL, URL halaman telah diubah oleh si pengunggah, halaman yang Anda akses sudah tidak tersedia, atau malah halaman tersebut telah dihapus.

Cara Mengatasi Error 404

Untuk mengatasi error 404 kita bisa lihat pengaturan URL yang umumnya umumnya ditangani oleh script.htaccess. Silakan periksa apakah file .htaccess berada dalam root document/public html Anda (Note: pastikan Anda sudah mengaktifkan fitur show hidden files pada cpanel Anda).

Apabila Anda pemilik website, dan website Anda menemui permasalahan ini, silakan periksa daftar postingan yang Anda buat. Selain itu, lihat juga apakah ada pengaturan mengenai URL Access. Anda bisa menyesuaikan URL pada pengaturan postingan Anda dengan URL Access yang Anda inginkan.

Kemudian, apabila permasalahan terletak pada hilangnya konten yang Anda akses, Anda dapat membuat konten baru yang serupa. Anda juga dapat melakukan mengalihkannya ke halaman lain melalui fitur Redirect pada cpanel jika konten yang hilang tersebut tidak ingin Anda tampilkan lagi.

2. Error 403 (Forbidden)

Penyebab Error 403

Error 403 Forbidden umumnya terjadi karena permasalahan pada permission/hak akses suatu halaman atau script. Umumnya folder dalam website menggunakan permission 755, sedangkan script website menggunakan permission 644. Namun ingat, tidak semua script menggunakan permission ini. Beberapa script khusus menggunakan set permission bernomor lain mengeksekusi suatu perintah.

Cara Mengatasi Error 403

Untuk mengatasi permasalahan mengenai Error 403 ini, Anda dapat coba login ke file manager. Kemudian, periksa permission script website Anda. Pastikan bahwa permission/hak aksesnya adalah 755 untuk folder dan 644 untuk script website. Apabila Anda melihat adanya script/folder yang memiliki permission berbeda dari apa yang telah di sebutkan diatas, silakan ubah sementara ke value di atas.

Nah, itulah sedikit tips mengatasi error 404 dan error 403 forbidden, semoga artikel ini bisa sedikit membantu pembaca semua.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Penyebab Error 404, Error 403 Dan Cara Mengatasinya. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers