Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

20 December 2016

Penyebab Error 500 Dan Cara Mengatasinya

Munculnya halaman error seperti ini bisa jadi cukup mengganggu. Biarpun sebenarnya cukup sederhana, permasalahan ini berpotensi menjadi sangat merepotkan, terutama bagi pengguna awam. Pesan kesalahan Error bisa berasal dari script website yang Anda miliki. Faktor lainnya, mungkin disebabkan oleh server hosting tempat Anda menyimpan file website.


Error 500 (Internal Server Error)

Penyebab Error 500

Error 500 umumnya terjadi karena adanya permasalahan komunikasi antara server dan script website Anda. Hal ini juga dapat disebabkan oleh perubahan konfigurasi file .htaccess. Beberapa faktornya antara lain: perubahan yang tidak disengaja, instalasi plugin/extension yang melakukan pada htaccess, maupun terhapusnya file .htaccess. Salah satu fungsi file .htaccess adalah mengatur bagaimana server dapat mengakses script website yang Anda miliki.

Cara Mengatasi Error 500

Untuk mengatasi Error 500, silakan periksa apakah file .htaccess terdapat pada document root server hosting Anda. Jika ada, periksa juga apakah ada pengaturan file .htaccess yang berubah.

Apabila Anda tidak mengetahui pengaturan file .htaccess pada website yang Anda miliki, Anda dapat menanyakannya pada programmer website Anda. Alternatifnya, Anda dapat meminta bantuan kepada tim dukungan teknis penyedia layanan hosting Anda.

Solusinya sedikit berbeda apabila Anda menggunakan CMS (Content Management System) untuk website. CMS seringkali memiliki standar pengaturan script tersendiri. Karenanya, Anda dapat mencoba memeriksa pengaturan default .htaccess pada website pengembang CMS tersebut. Selain itu Anda juga dapat bertanya pada forum komunitas CMS yang Anda gunakan jika permasalahan masih terjadi.

Error 503 (Service Unavailable)

Penyebab Error 503

Error 503 dapat terjadi karena adanya permasalahan server. Beberapa faktornya antara lain server down, adanya maintenance, atau resource server yang Anda gunakan sedang tinggi.

Cara Mengatasi Error 503

Coba lakukan ping ke website Anda (Anda dapat menggunakan koneksi berbeda jika diperlukan) dan periksa apakah ada reply dari server website Anda atau tidak (jika tidak, ini berarti time out).

Apabila Anda hanya memiliki 1 buah koneksi internet, Anda dapat mencoba menggunakan beberapa tool ping seperti: https://tools.pingdom.com/
http://downforeveryoneorjustme.com/

Login cpanel Anda dan cek Resource Usage pada server hosting yang Anda gunakan. Jika penggunaan resource pada akun Anda tinggi, Anda perlu memeriksa file website/plugin yang Anda miliki. Periksa juga script/plugin mana yang berpotensi memberatkan server, kemudian non-aktifkan terlebih dahulu. Selanjutnya Anda bisa mencoba mengakses website kembali setelah penggunaan resource menurun.

Semisal penggunaan resource pada hosting Anda dalam taraf normal namun masih menemui Error 503, Anda dapat menghubungi administrator layanan hosting yang Anda gunakan. Karena, bisa jadi, terdapat faktor penyebab lain misalnya permasalahan dari server utama.

Error 504 (Gateway Time-out)

Penyebab

Pesan Error 504 Gateway Time-out umumnya terjadi karena request (permintaan) data yang terlalu lama ke server. Selain itu, permasalahan ini juga dapat dipengaruhi oleh gangguan pada penyedia layanan internet, pembagian serta pengunaan data akses yang tidak seimbang, kesalahan jaringan server di Internet maupun koneksi internet pada komputer yang Anda gunakan.

Cara Mengatasi

Anda dapat mencoba mengakses website tujuan menggunakan proxy terlebih dahulu untuk memastikan dimana letak permasalahan utama. Apakah permasalahan terletak pada provider internet yang Anda gunakan? Atau malah penyedia layanan hosting Anda yang bermasalah?

Jika akses menggunakan proxy dapat berjalan lancar, Anda perlu menghubungi tim dukungan teknis layanan hosting Anda untuk bantuan lebih lanjut. Langkah ini bisa Anda ambil sebagai upaya berjaga-jaga. Bisa jadi, terdapat pemblokiran layanan yang tidak Anda ketahui.
Kini website memang dapat dibuat dengan mudah. Akan tetapi, bukan berarti Anda bisa tidak perlu memberikan perhatian khusus pada detail-detail terkecil.
Saran dari selalu kenali permasalahan yang Anda alami terlebih dahulu sebelum mulai mencoba alternatif solusi penyelesaian. Jika hal ini masih tidak dapat membantu, Anda dapat menghubungi tim dukungan teknis penyedia layanan hosting Anda untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Penyebab Error 500 Dan Cara Mengatasinya. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers