Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

11 December 2016

Ayat-Ayat Cinta Dalam Kartu Undangan Pernikahan Islami

Pada umumnya, umat muslim biasanya menyematkan hadist maupun ayat Al-Qur'an yang berisi tentang cinta dan pernikahan. Saya pribadi tidak suka mencantumkan ayat al-Qur’an di dalam undangan. Misalnya saja surat Ar-rum ayat 21. Kita kan tidak ada yang tahu apakah kartu undangan yang dibuat bakal disimpan baik-baik atau malah bisa jadi tercecer begitu saja. Sehingga sangat memungkin ada orang yang memijaknya. Saya memilih tidak mencantumkan karena saya menghormati Al-Qur’an, karena Al-Qur’an adalah kalam Allah maka saya tidak menggunakannya disembarang tempat.


Selain itu, bagi saya, hadist maupun ayat al-Qur'an yang menjelaskan pernikahan masih bersifat umum. Atau barangkali secara tekstual sangat legal formal. Misalnya hadis yang diriwayatkan oleh Abu Said, yaitu: “Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)

Atau semisal dari ayat al-Qur'an, “Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Ar-Ruum 21)

Hadist dan Ayat al-Qur'an tersebut perlu ditafsirkan lagi lebih dalam untuk sampai pada inti kebersamaan antara suami dan istri. Misalnya dalam memahami kata "kasih sayang" antar keduanya, kita tentu memerlukan kajian lebih jauh, sehingga akan tampak dan perwujudan perilaku maupun sikap.

Untuk dapat mewujudkan kebersamaan dalam menjalin hubungan, Erich Fromm merumuskan empat elemen cinta. keempat elemen tersebut adalah mengetahui, memahami, menghormati, dan bertanggung jawab. Mengetahui pasangan merupakan awal dari sebuah kebersamaan. Mengetahui di sini dalam artian mengetahui secara detail mengenai pasangan, semisal mengenai kesukaannya, maupun hal yang tidak disukainya, mengenai karakternya, dan sebagainya.

Dengan pengetahuan mengenai pasangan, seseorang bisa melangkah ke tahap berikutnya, yaitu memahami. Misalkan pasangan kita tidak suka dengan hal tertentu, kita bisa menghindarkannya dari hal tersebut. Begitu pula sebaliknya dengan hal yang disukainya.
Setelah kita bisa memahami lantaran kita mengetahui pasangan kita, maka selanjutnya adalah kita akan lebih mudah untuk menghormatinya. Kita bisa menghormati pasangan sebagai manusia yang memiliki karakter yang unik yang tentu berbeda dengan lainnya.

Manusia dengan kecenderungan-kecenderungan yang tentu tidak sama dengan lainnya. Dengan demikian toleransi antara pasangan akan terbangun dengan baik. Setelah kita bisa menghormati pasangan, kita akan memiliki tanggung jawab terhadapnya. Bertanggung jawab mengemban tugas sebagai suami bagi laki-laki, dan sebagai istri bagi perempuan. Ketika empat elemen itu diterapkan dalam keluarga, sepasang suami istri dapatreruntungan,selalu bersama-sama dalam keadaan sedih maupun suka.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Ayat-Ayat Cinta Dalam Kartu Undangan Pernikahan Islami. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers