Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

16 January 2016

Karena Ibu, Aku Kecanduan Buku

Aku, tentu tidak beda dengan Anda semua, begitu menyayangi sosok ibu. Karena ibu bukan sekadar perempuan yang melahirkan dan merawat, namun ibu adalah inspirasi hidup.

Aku lahir dan tumbuh di desa yang saat itu jangankan toko buku, listrik pun belum ada, ibulah yang menularkan kesukaan membaca sejak saya belum lagi lima tahun. Di usia empat tahun, menurut cerita ibu, saya sudah fasih baca tulis. Usia 4 tahun saya sudah baca koran. Ibu yang mengajari saya membaca dan menulis dengan sistem yang beliau ciptakan sendiri.


Sejak itu, buku menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan saya sehari-hari. Semoga kelak ketika menulis menjadi sumber nafkah utama saya, kepada ibulah saya harus menghaturkan ucapan terima kasih karena telah memperkenalkan kecintaan terhadap dunia kepenulisan sejak saya kanak-kanak.

Saya ingat, waktu saya belum sekolah, ibu rajin sekali membawakan saya buku cerita dan dongeng anak-anak. Bahkan hingga bertahun-tahun kemudian ketika saya sudah menjadi siswa sekolah dasar. Sejak itu, dan sampai hari ini, saya selalu merasa haus bacaan.

Saya membaca apa saja. Buku, majalah, koran, brosur enggak penting pun aku baca, bahkan label kemasan sabun dan sampo di kamar mandi pun saya baca.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Karena Ibu, Aku Kecanduan Buku. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers