Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

14 January 2016

Ada Semar, Gareng, Petruk, Bagong Dalam Diriku, Dirimu, Diri Kita Semua

Semar, Gareng, Petruk, Bagong semua ada dalam diri kita, disebut dan di sebut Panakawan. Sayangnya Panakawan sering disalahkaprahkan jadi punakawan. Padahal tepatnya panakawan yang artinya: Pana = menerangi, kawan ya kawan. Kawan yang menerangi kita sebagai majikan.


Di dalam diri kita ada Bagong, berasal dari Arab Bagho, artinya suka ngeyel dan membantah, goblok tapi pertanyaannya mendasar.

Ada Gareng, dari Arab Ghoiron, artinya berbeda. Yang tak ikut arus. Melihat hal-hal berbeda dari pandangan umum.

Ada Petruk dari Arab Fatruk yang artinya meninggalkan semuanya, beyond keseharian. Segala hal masuk kuping kanan keluar kuping kiri.

Nah, ketika ke-Bagongan dalam diri kita menyanggah apapun secara goblok dan mendasar, ke-Garengan melihatnya dari angle yang berbeda, Petruk easy going saja. Kapan kamu lebih mendominasikan Bagong/Gareng/Petruk dalam dirimu untuk merespon hidup sehari-hari? Moderatornya adalah Semar dalam dirimu.

Terlalu sering memunculkan Bagong karena jadi aktivis LSM, terlalu sering memunculkan Gareng karena akan jadi intelektual yang nyebelin. Terlalu sering memunculkan Petruk, kamu akan asosial dan useless. Semarkan dirimu. Moderator munculnya Panakawan dalam dirimu.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Ada Semar, Gareng, Petruk, Bagong Dalam Diriku, Dirimu, Diri Kita Semua. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers