Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

06 June 2016

Kelebihan Dan Kekurangan Jalan Beton

Saat ini sering kita lihat jalan berlapis beton. Penggunaan perkerasan beton sebagai jalan raya dan jalan lingkungan memang dapat menjadi pilihan yang baik. Untuk perkerasan beton umumnya dibuat dengan tebal minimal 20 cm menggunakan beton bermutu tinggi (minimal beton K-300) agar tahan aus terhadap roda lalu lintas kendaraan, memiliki ketahanan yang baik terhadap pelapukan akibat cuaca, serta tidak memerlukan pemeliharaan yang terlalu sering.


Untuk jalan raya dengan kapasitas berat kendaraan yang tinggi, biaya konstruksi jalan beton lebih mahal dibanding jalan aspal, namun lebih murah pada masa perawatan. Biaya Pembangunan jalan beton sepanjang 1 Km dengan lebar badan jalan 4 Meter, full rigid membutuhkan dana sekitar 2,5 Milyar.

Perkerasan jalan beton semen atau secara umum disebut perkerasan kaku, terdiri atas plat (slab) beton semen sebagai lapis pondasi dan lapis pondasi bawah (bisa juga tidak ada) di atas tanah dasar. Dalam konstruksi perkerasan kaku, plat beton sering disebut sebagai lapis pondasi karena dimungkinkan masih adanya lapisan aspal di atasnya yang berfungsi sebagai lapis permukaan.

Perkerasan beton yang kaku dan memiliki modulus elastisitas yang tinggi, akan mendistribusikan beban ke bidang tanah dasar yang cukup luas sehingga bagian terbesar dari kapasitas struktur perkerasan diperoleh dari plat beton sendiri. Hal ini berbeda dengan perkerasan lentur dimana kekuatan perkerasan diperoleh dari tebal lapis pondasi bawah, lapis pondasi dan lapis permukaan.

Kelebihan Jalan Beton

*. Dapat menahan beban kendaraan yang berat.
*. Tahan terhadap genangan air dan banjir.
*. Biaya perawatan lebih murah dibanding jalan aspal.
*. Dapat digunakan pada struktur tanah lemah/ekpansif yang CBR-nya rendah tanpa perbaikan struktur tanahnya terlebih dahulu.
*. Pengadaan material lebih mudah didapat.
*. Direkomendasikan untuk jalan yang mempunyai tanah dasar yang jelek, dan jalan yang lalu lintas kendaraan beratnya cukup tinggi.

Kekurangan Jalan Beton

*. Kualitas jalan beton sangat tergantung pada proses pelaksanaannya, misalnya pengeringan yang terlalu cepat dapat menimbulkan keretakan jalan, untuk mengatasi hal ini dapat menambahkan zat kimia pada campuran beton atau dengan menutup beton dengan air pasca pengecoran untuk memperlambat proses pengeringan.
*. Kehalusan dan gelombang jalan sangat ditentukan pada saat proses pengecoran sehingga diperlukan pengawasan yang ketat.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Kelebihan Dan Kekurangan Jalan Beton. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers