Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

04 June 2016

Bus Pariwisata Kartika Sari Di Pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen Ini Ingatkan Aku Pada Masa Lalu

Melihat bus pariwisata Kartika Sari parkir di area pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen mengingatkan aku akan masa lalu. Kok bisa? Karena ketika bus pariwisata Kartika Sari parkir, para penumpangnya nampak sedang menikmati makanan yang mereka bawa dari rumah. Namun sebelum saya melanjutkan cerita wisata di masa lalu, saya akan membahas apa itu wisata.


Pariwisata berasal dari bahasa Sansekerta, terdiri dari 2 bagian yaitu “pari” dan “wisata”. Kata “pari” memiliki pengertian bersama, atau berkeliling, sedangkan kata “wisata” memiliki pengertian perjalanan. Bila digabungkan, pariwisata memiliki pengertian melakukan perjalanan berkeliling bersama meninggalkan tempat awal, menuju ke tempat yang lain.

Pengertian Wisata Dan Pariwisata

Wisata, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bepergian secara bersama-sama dengan tujuan untuk bersenang-senang, menambah pengetahuan, dan lain-lain. Selain itu juga dapat diartikan sebagai bertamasya atau piknik.

Menurut Wikipedia, pengertian pariwisata adalah suatu kegiatan perjalanan yang dilakukan dengan tujuan liburan atau rekreasi.

Menurut Undang-Undang, pariwisata adalah segala macam kegiatan wisatayang dilayani oleh pemerintah, masyarakat, atau pengusaha beserta dengan fasilitasnya.

Menurut Robert Mc Intosh, pengertian pariwisata adalah gabungan dari interaksi antara pemerintah selaku tuan rumah pariwisata, bisnis, dan wisatawan.

Menurut Richard Sihite, pengertian pariwisata adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan dalam jangka waktu pendek atau sementara dengan tujuan selain mencari nafkah.

Jaman Dulu, Kita Bawa Bekal Makanan Dari Rumah

Pariwisata sendiri adalah sebuah industri hiburan, di mana orang atau sekelompok orang mengeluarkan uang untuk mendapatkan hiburan berupa perjalanan yang menyenangkan dan memuaskan hati. Dengan berkembangnya jaman, pariwisata sudah berubah menjadi sebuah gaya hidup.

Beda pada jaman dulu, ketika wisata belum menjadi sebuah industri seperti sekarang. Meskipun tempat wisata sudah ada dari dulu, namun fasilitas pendukungnya seperti rumah makan belum selengkap sekarang.

Maka, tidak mengherankan pada jaman dulu, setiap akan melakukan perjalanan wisata bersama, selalu menyiapkan perbekalan terutama makanan. Rombongan perjalanan wisata tersebut membawa nasi dari rumah, kemudian dimakan diatas bus. Kadang juga berhenti sejenak di tengah perjalanan untuk makan siang dengan nasi yang dibawa dari rumah.

Dan ternyata budaya tersebut belum sepenuhnya punah. Hal tersebut bisa kita lihat pada rombongan bus pariwisata Kartika Sari di parkiran area wisata pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen.

Mungkin, ketua rombongan menyadari di area wisata pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen belum tersedia fasilitas rumah makan yang memadai. Atau karena ini sebenernya rombongan ziarah ke makam mbah Lancing di Mirit yang mampir ke pantai Lembupurwo dan kebanyakan pesertanya orang tua jadi memilih membawa bekal makanan dari rumah.

Namun apapun alasannya, foto bus pariwisata Kartika Sari di pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen ini begitu berarti buat saya. Foto ini mengingatkan saya akan masa lalu saya sendiri.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Bus Pariwisata Kartika Sari Di Pantai Lembupurwo, Mirit, Kebumen Ini Ingatkan Aku Pada Masa Lalu. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers