Pin It

23 March 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 22:09

Hand Sanitizer Mahal? Jangan Cemas, Sabun Ampuh Bunuh Virus

Saat ini hand sanitizer semakin mahal harganya dan kadang susah pula di dapat. Memang sejak pandemi covid-19 disinfektan, hand sanitizer, gel, dan tisu yang mengandung alkohol banyak diburu karena bermanfaat menghilangkan virus. Kita tidak perlu cemas jika tidak bisa mendapatkan hand sanitizer, karena sabun dan air adalah cara yang sangat efisien dan ampuh untuk membunuh COVID-19 yang ada di kulit. Dan sebenarnya cara utama yang disarankan para ahli untuk mencegah terinfeksi COVID-19 adalah dengan mencuci tangan pakai sabun sementara hand sanitizer bukan pilihan utama. Food and Drug Administration (FDA) mengatakan semua sabun berfungsi menghilangkan bakteri walaupun tanpa tanda “anti-bacterial”.

Hand Sanitizer Mahal? Jangan Cemas, Sabun Ampuh Bunuh Virus

Virus adalah mikroorganisme yang sangat kecil yang terbalut oleh protein dan lemak. Virus menempel dengan mudah pada kulit tangan. Saat orang yang terinfeksi COVID-19 ini batuk atau bersin, tetesannya bisa mengenai tangan. Tetesan kecil ini bisa cepat mengering, tetapi virus akan tetap aktif. Kulit manusia adalah permukaan yang ideal untuk virus ini hidup. Ketika membilasnya hanya dengan air, virus itu tidak ikut terbasuh, ia tetap melekat di kulit. Hal itu terjadi karena lapisan yang membalut virus bersifat seperti minyak. Dan ketika kita menggunakan sabun, maka lemak akan larut dengan air karena sabun memiliki dua sisi molekul. Satu sisi adalah molekul yang tertarik dengan air dan sisi lainnya tertarik dengan lemak. Jadi ketika molekul sabun bersentuhan dengan air dan lemak, atraksi ganda ini memecah balutan lemak. Partikel lemak buyar dan menyatu dengan air. 

Maka molekul COVID-19 yang juga dibalut oleh partikel protein dan lemak yang melindunginya dari air pun demikian. Saat bersentuhan dengan sabun, balutan lemak tersebut akan terpecah dan virusnya akan ikut tandas. Air mengalir kemudian akan membunuh dan membilas sisa-sisa COVID-19 yang susah terpecah belah oleh sabun. Proses pemecahan partikel lemak pada virus ini butuh waktu sekitar 20 detik. Durasi tersebut juga yang harus kita lakukan agar air dan sabun mampu membilas virus.

Kenapa hand sanitizer bukan pilihan utama? 

Hand sanitizer bekerja hampir sama seperti sabun karena kandungan terbesarnya adalah alkohol. Tapi membutuhkan alkohol dengan konsentrasi tinggi untuk bisa berfungsi sama seperti sabun. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan setidaknya 60 persen alkohol dalam hand sanitizer. Alkohol merupakan kandungan penting yang akan membunuh berbagai kuman pada tangan Anda. Yang perlu dicatat adalah walaupun hand sanitizer memiliki 60 persen kandungan alkohol, CDC tetap merekomendasikan mencuci tangan dengan sabun. 

“Mengikuti praktik cuci tangan sederhana adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran berbagai jenis infeksi dan penyakit, di rumah, di sekolah, dan di tempat lain,” kata Theresa M. Michele, MD, dari Division of Nonprescription Drug Products FDA.

“Sederhana dan berhasil,” lanjutnya.

William Osler, salah satu pendiri Rumah Sakit Johns Hopkins di Amerika Serikat, mengatakan, “Sabun dan air dan akal sehat adalah desinfektan terbaik.” 

Jadi dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, mari cuci tangan dengan sabun untuk membunuh COVID-19. Jangan lupa juga untuk menjaga akal sehat untuk tetap waspada dan tidak panik. 

Sumber: HelloSehat
Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers

    Follow by Email