Pin It

08 July 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 23:21

5 Dompet Bitcoin Terbaik Dan Aman

Dompet Bitcoin wajib memberikan kita kendali penuh untuk menyimpan private key kita. Tanpa fungsi tersebut, saldo Bitcoin dan aset kripto kita tidak akan aman dan rawan dicuri. Seperti kita ketahui bersama, dompet Bitcoin pada prinsipnya kan menghubungkan ponsel ke semua node dalam jaringan Bitcoin melalui aplikasi. Nah, dompet Bitcoin tidak seperti Bitcoin Core yang mengharuskan kita mengunduh semua data blockchain Bitcoin ke dalam perangkat kita. Maka jika kita berganti perangkat, private key yang direpresentasikan oleh seed phrase harus mudah dipindahkan ke perangkat baru agar aset kripto kita tetap terjamin. Berikut 5 dompet Bitcoin terbaik yang bisa menjadi pilihan kita. 

5 Dompet Bitcoin Terbaik Dan Aman



1. Bitcoin Wallet

Bitcoin Wallet menjadi pilihan utama karena dompet ini disarankan oleh Bitcoin.org (website “resmi” Bitcoin oleh Satoshi Nakamoto). Bitcoin Wallet sendiri dikembangkan oleh banyak developer berdasarkan kode sumber Bitcoin Core yang dirancang oleh Satoshi Nakamoto. Tampilannya jadul, tidak seperti dompet lain, tapi kinerjanya dikenal baik sejak lama.

Untuk fitur privacy, Bitcoin Wallet mengandalkan perubahan address BTC setiap kali melakukan pengiriman (send) dan meminta (request) pengiriman. Dengan cara itulah pihak ketiga sulit menyadap saldo BTC. 


2. Electrum

Saking popularnya dompet Electrum, aplikasi ini pernah dicatut seolah-olah memang aplikasi yang asli. Jadi, pastikan Anda mengunduh aplikasi ini dari sumber aslinya. Untuk versi desktop misalnya, pastikan unduh dari website resmi. Sedangkan versi Android pastikan unduh dari Google Play. Electrum memiliki dua fitur menarik yakni two-factor authentification dan multi-signature. Yang pertama itu adalah penggunaan PIN ketika Anda mengirimkan BTC dari Electrum. Untuk urusan seed phrase, selain phrase yang disediakan oleh Electrum, kita bisa menambahkan phrase yang kita inginkan. Seed phrase ibarat kata sandi terhadap private key aset kripto kita. 

Soal user interface, Electrum praktis tak istimewa, serupa dengan Bitcoin Wallet. Electrum merasa cukup mengusung fitur keamanan dan fleksibilitas bagi para penggunanya. 

3. Atoken

Atoken merupakan pendatang baru di dunia kripto. Namun Atoken mulai mendapatkan dukungan dari ekosistem aset kripto di Asia Tenggara. Perannya juga cukup menjanjikan, karena banyak menggandeng mitra-mitra lokal. 

Selain mendukung Bitcoin dan ribuan token lintas blockchain berbeda, Atoken mengusung fitur Lighting Network (LN). Fitur ini memungkinkan mengirimkan Bitcoin secara gratis dan instan melalui protokol khusus. Pengguna pun tidak perlu membuat channel sendiri, cukup siapkan address, maka kita siap menerima dan mengirimkan BTC versi LN. Sangat mudah digunakan. 

Berbeda dengan wallet lainnya, Atoken memang mengusung “one stop wallet” di mana banyak fitur tersedia. Salah satunya yang tidak dimiliki kebanyakan dompet adalah dApp alias Decentralized App, aplikasi berbasis blockchain yang sekarang kian popular. 

4. Coinomi

Coinomi tidak hanya bisa menyimpan Bitcoin, tetapi aset kripto lain lintas blockchain yang berbeda. User interface-nya lumayan modern. Selain menyimpan, tersedia fitur jual-beli aset kripto yang disediakan oleh Changelly, Coinswitch dan Totle Swap.

Di awal pengaturan dompet, Coinomi bahkan memberikan pilihan backup seed phrase tidak dilakukan di awal. Jadi, setelah tampilan awal, Anda bisa langsung menerima dan mengirimkan Bitcoin, tanpa melalui langkah-langkah backup yang biasanya cukup panjang. 

5. Mycellium

Dompet “paling senior ini” juga disarankan oleh Bitcoin.org dan masih happy dengan user interface yang sangat sederhana. Anda pun tak diwajibkan melakukan backup setelah Anda memasang dompet Anda di ponsel. Jadi, Anda bisa langsung melakukan transaksi. 

Mycellium memang sudah tersedia fitur beli Bitcoin, tapi Anda harus terkoneksi terlebih dahulu dengan Crypto.com sebagai platform-nya. Kalau enggan memililih platform itu, Anda bisa membelinya menggunakan kartu kredit. Fungsi itu terpadu di Mycellium.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Terima Kasih

Followers

Follow by Email