Pin It

16 July 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 15:01

Penyebab Tailstrike (Ekor Pesawat Menyentuh Landasan)

Kemarin teman saya nanya apa sebab ekor pesawat menyentuh landasan pacu saat lepas landas ataupun mendarat. Nah, ekor pesawat menyentuh landasan itu disebut Tailstrike. Berhubung saya tidak begitu paham dunia penerbangan komersial, maka untuk menjawab pertanyaan tersebut saya kutipkan dari Skybrary. Skybrary menjelaskan "A tail strike occurs when the aft fuselage (tail) of an aeroplane comes in contact with the runway during either takeoff or landing. Statistically, the majority of tail strikes occur on landing. Tail strikes most often occur as a result of human error although environmental factors, such as strong gusty winds, can increase the potential for an event". 

Penyebab Tailstrike (Ekor Pesawat Menyentuh Landasan)

Jadi Tailstrike terjadi sering terjadi saat lepas landas ataupun mendarat. Namun secara statistik, tailstrike lebih sering dialami saat pendaratan, tailstrike sendiri disebabkan oleh beberapa faktor seperti human error, angin kencang dan beberapa faktor antara lain: 

- Trim Elevator yang tidak diatur dengan benar.
- Rotation/Rotate pada kecepatan yang salah. Rotate adalah fase dimana pesawat telah melewati V1 (Decision Speed) dan akan menaikkan hidung pesawat agar pesawat mengudara. 
- Rotation rate yang terlalu cepat. Hal ini disebabkan karena pesawat menaikkan hidungnya terlalu cepat/rapid.
- Approach yang tidak stabil (Unstabilized Approach), bisa dikarenakan adanya angin atau cuaca yang mengganggu. 

Beberapa contoh kejadian tailstrike pada pesawat komersial antara lain: 

Emirates Flight 407 

Tailstrike ini terjadi saat pesawat Airbus A340 milik Emirates lepas landas dari bandara Melbourne, Australia menuju Dubai. Kejadian ini terjadi karena kurangnya tenaga saat pesawat lepas landas. 

Japan Airlines Flight 123 

Kecelakaan ini terjadi di Gunung Takamagahara, Gunma Prefecture, Jepang, pada tanggal 12 Agustus 1985.

Sebuah Boeing 747 SP milik Japan Airlines mengalami dekompresi dan jatuh di gunung Takamagahara, Jepang. Setelah di investigasi, kecelakaan ini disebabkan oleh damage atau kerusakan yang tidak diperbaiki dengan benar oleh teknisi Boeing. Tailstrike-nya terjadi 7 tahun sebelum terjadinya kecelakaan, yakni pada tahun 1978 saat mendarat di bandara Osaka.

Bagaimana menghindari tailstrike?

Semua pesawat dilengkapi dengan indikator gyro horizon dalam layar penerbangan Primer. Indikator ini memberikan pilot informasi penting tentang sudut, kecepatan dan ketinggian pesawat. Jika pesawat lepas landas di kecepatan yang tepat di sudut yang tepat pula, maka tail-strike tak akan terjadi. 

Penyebab Tailstrike (Ekor Pesawat Menyentuh Landasan)

Beberapa pesawat penumpang modern saat ini memiliki sensor tail-strike yang memberitahu awak ketika ekor terlalu dekat dengan landasan. Bahkan untuk beberapa pesawat yang membutuhkan sudut yang tinggi saat lepas landas, pesawat telah dilengkapi dengan roda ekor kecil untuk mencegah tail-strike yang bernama tail-skid atau tail bumper. 
Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers

    Follow by Email