Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

30 December 2015

4 Kutipan Populer Ahok Sepanjang 2015

Selama tahun 2015, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kerap menyebut kutipan-kutipan ini. Baik saat menyampaikan sambutan maupun saat wawancara wartawan. Saya sengaja merangkum 4 kutipan yang kerap disebut-sebut Ahok yang sering terdengar di televisi dan tertulis di koran.


1. Pil PPG = Pil Pura-pura Goblok dan Gila
Basuki memiliki obat yang ampuh untuk menghadapi pihak-pihak yang melawannya. Nama obatnya adalah pil PPG. Yakni pil Pura-Pura Gila dan Pura-Pura Goblok. "Pil" itu akan "dikonsumsi" ketika Basuki diancam dilaporkan ke polisi oleh DPRD DKI.

Kemudian saat menghadapi ancaman pelengseran oleh Front Pembela Islam (FPI) hingga menghadapi kinerja pegawai negeri sipil (PNS) yang tak kunjung membaik. Bahkan, ketika menerima Presiden Finlandia Sauli Niinisto, Basuki juga menceritakan perihal pil PPG.

"Dia tanya, gimana tuh (memimpin Jakarta)? Pasti sibuk banget mengurusi Jakarta yang penduduknya begitu banyak," kata Basuki menirukan ucapan Sauli kepadanya di Balai Kota, Rabu (4/11/2015).

"Saya becandain saja. Makanya, ibu saya sediain tablet buat saya, tablet PPG," kata Basuki. "Dia nanya apa itu tablet PPG? Saya jelasin, ya tablet PPG itu pretending insane, pretending stupid. Eh, Presidennya ketawa-ketawa," kata Ahok tertawa.

Kemudian, dia juga bercanda bahwa tiap pagi, dirinya harus minum setengah tablet PPG sebelum berangkat kerja. "Supaya saya tidak sadar saya Gubernur DKI. Kalau sadar, saya bisa gila, he-he-he. Soalnya tugasnya banyak," kata Basuki lagi.

2. Bahasa Toilet
Pernyataan Ahok kerap menjadi kontroversi. Tak terkecuali ketika Ahok menyebut "bahasa toilet" ketika wawancara acara langsung di Kompas TV. Pada acara "Aiman" (18/3/2015) lalu, Presenter Aiman Witjaksono mewawancarai terkait kisruh anggaran APBD DKI 2015 kepada Basuki. Basuki pun berulang kali menyebut kata t** (kotoran) untuk menggambarkan kelakuan para anggota DPRD DKI.

Dua hari setelahnya, Basuki meminta maaf karena telah mengeluarkan bahasa toilet.

3. Sindiran "UPS jadi USB"
Selip lidah Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana yang salah menyebut UPS sebagai USB terus menjadi bulan-bulanan Ahok. Tiap menyampaikan sambutan, Ahok tak henti-hentinya menyindir UPS fungsi USB.

Saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Senin (13/4/2015) lalu, Ahok meminta siswa tidak khawatir terhadap mati listrik ketika mengerjakan UN berbasis online. Sebab, sekolah memiliki UPS.

"Jangan lupa, kami kan ada namanya UPS kecil untuk komputer. Jadi, hampir semua komputer itu ada UPS-nya. UPS-nya murah kok, paling Rp 100.000-Rp 200.000, kecuali sih USB yang fungsi UPS, itu mahal. Ha-ha-ha," kata Ahok tertawa.

Kemudian saat ke Mapolda Metro Jaya, Ahok berjanji memberi hibah kepada Polda Metro Jaya hingga Rp 500 miliar. Menurut dia, jumlah itu masih kecil jika dibandingkan pengadaan UPS yang mencapai Rp 1,2 triliun.

"Pokoknya patokannya kalau masih di bawah harga UPS itu masih murah banget, he-he-he," kata Ahok terkekeh saat itu.

4. Otak, Perut, Dompet
Dalam memimpin ibu kota, Ahok ingin mewujudkan satu target. Target itu pun sudah tercantum dalam Visi Jakarta, yakni memenuhi otak, perut, dan dompet warga Jakarta.

Ketika pelantikan pejabat, Ahok tak henti-hentinya meminta pegawai untuk memenuhi target tersebut. Otak penuh berarti pendidikan terjangkau dan berkualitas, mengembalikan tempat ibadah menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan membuka semua data secara transparan guna meningkatkan partisipasi publik dengan berbagai programe-government.

Kemudian perut penuh berarti masyarakat menikmati makanan yang aman dan bergizi serta memperkuat BUMD sebagai penyeimbang harga dan menjaga suplai kebutuhan.

Sementara kantong penuh berarti pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan penghasilan dan subsidi di berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar sesuai Kebutuhan Hidup Cukup. "Yang penting kepala penuh, perut penuh, dan dompet penuh," kata Ahok, (8/10/2015).
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai 4 Kutipan Populer Ahok Sepanjang 2015. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers