Pin It

16 January 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 20:35

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Di artikel sebelumnya blog widodogroho.com mengupas Keraton Agung Sejagat yang bikin geger. Nah kali ini kita akan mengupas Fanni Aminadia aka Kanjeng Ratu Dyah Gitaraja. Fanni Aminadia yang berperan sebagai ratu saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait Keraton Agung Sejagat. Ia ditangkap bersama Totok Santoso Hadiningrat lantaran membuat warga resah setelah mengklaim menjadi raja dan ratu Kerajaan Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. 

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Dalam kirab keraton tersebut Fanni tampil dengan pakaian bak seorang permaisuri sungguhan. Ia menaiki seekor kuda berada di samping sang "raja". Nah, yang membuat banyak orang penasaran adalah siapa sosok Fanni yang sebenarnya. Berikut profil singkat Fanni Aminadia yang saya rangkum dari berbagai sumber dan salah satunya dari akun @fanniaminadia. 

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Sutradara Film Dokumenter 

Bila kita melihat akun Instagramnya, Fanni Aminadia diketahui pernah menjadi penulis, kreator hingga sutradara film dokumenter. Kemudian dalam akun LinkedIn yang dikelolanya beberapa film dokumenter yang telah ia sutradarai mulai dari Harapan di Seberang Jembatan (documentary), Inspiring People, Mentawai the Hidden Paradise, Hebatnya Indonesiaku (Dancow Edu Documentary).

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Pada 2015, Fanni Aminadia juga dipercaya menjadi mentor dalam kelas akting yang dibuka oleh Toedjoeh Management. Di kelas itu, ia mengajarkan cara untuk memahami karakter, improvisasi dialog atau vokal, bahasa tubuh, blocking kamera, membaca naskah hingga masalah teknis lainnya dalam dunia seni peran. Dari akun media sosial miliknya, Fanni Aminadia juga sempat mengunggah beberapa kegiatannya saat sedang menjalani syuting. Ada pula beberapa foto yang menunjukkan ia sedang memandu kelas akting. 

Bisnis Salon Kecantikan dan Angkringan

Dalam akun instagramnya pula Fanni melengkapi profilnya sebagai lulusan UNSW Art and Design tahun 2001 serta menjadi seorang pengusaha. Ia memiliki warung makan angkringan yang diberi nama Angkringan Ambu Pare di Godean, Sleman, Yogyakarta.

Belakangan diketahui warung angkringan itu juga dijadikan sebagai tempat tinggal Fanni bersama dengan Totok. Disana, mereka juga sering mengadakan kegiatan kerajaan dengan dalih syuting film kolosal.

Tak hanya bisnis kuliner, Fanni juga menjalankan bisnis di dunia kecantikan. Ia memiliki salon kecantikan Nabila Beauty Care di kawasan Jakarta Timur. Menurut keterangan di akun media sosialnya, ia menyebutkan jika salon kecantikan miliknya mengusung tema organik yang baik bagi kesehatan pelanggannya. Dibawah ini foto Fanny Aminadia, Permaisuri Raja Keraton Agung Sejagat yang viral dalam kesehariannya yang saya ambil dari Facebook/Fanny Aminadia)

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Dewan Pendiri Laskar Merah Putih 

Masih dari akun Instagram, Fanni Aminadia juga mengakui menjadi salah satu dewan pendiri Laskar Merah Putih (LMP). Ia bahkan beberapa kali membagikan kegiatannya bersama rekan-rekan yang tergabung dalam komunitas Laskar Merah Putih (LMP).

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Sementara dalam foto yang ia bagikan di media sosial, tampak kegiatan tersebut merupakan salah satu acara yang digelar untuk menyambut hari kemerdekaan Indonesia. 

Permaisuri Fanni Aminadia, Pencetus Ide Pendirian Keraton Agung Sejagat 

Menurut Kapolda Jateng Irjen Polisi Rycko Amelza Dahniel, dari penyelidikan awal terungkap, ide pendirian Kerajaan Agung Sejagat datang dari Fanni sebagai sang kanjeng ratu atau permaisuri. Sebelum di Jawa Tengah tepatnya di Purworejo, mereka hendak mendirikan di Yogyakarta. Namun ide tersebut ditolak masyarakat.

"Ditolak di Yogyakarta, kemudian mereka mendirikan kerajaan di Jawa Tengah. Pengikutnya lebih dari 400 orang," kata Rycko. Video bisa kita lihat di sini.

Fanni Aminadia: Dari Sutradara, Pengusaha Salon Kecantikan Hingga Ide Mendirikan Keraton Agung Sejagat

Cukup aneh ya mengapa milih kota Purworejo, padahal Totok Santosa dan Fanni Aminadia bukanlah warga Purworejo. Keduanya memiliki KTP Jakarta dan mengontrak rumah di Yogyakarta.

Raja dan Ratu Bukan Suami Istri 

Fakta menarik lain yang terungkap paska penangkapannya ternyata raja dan ratu Keraton Agung Sejagat bukanlah pasangan suami-istri. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna usai konferensi pers terkait penangkapannya pada Rabu (15/1/2020). 
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Terima Kasih

Followers

Follow by Email