Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

04 June 2018

Jembatan Kalikuto, Jembatan Swing Arch Melengkung Di Ruas Tol Batang-Semarang

Di momen mudik lebaran 2018 saya akan mengajak pembaca blog www.widodogroho.com untuk melihat fakta-fakta unik dari jembatan Kalikuto di STA 412+600 ruas tol Batang-Semarang yang menghubungkan dua kabupaten yakni Batang, dan Kendal. Jembatan Kali Kuto ini merupakan ikon tol Batang-Semarang yang ditargetkan dibuka fungsional pada H-2 lebaran dan merupakan jembatan pelengkung baja pertama di Indonesia yang perakitannya dilakukan di lokasi pekerjaan. Ya, jembatan sepanjang 160 meter ini dibangun dengan metode Swing Arch melengkung dengan material girder dan berwarna merah putih.


Jembatan Kalikuto dirancang secara khusus untuk memenuhi unsur kekokohan, fungsi, dan juga estetika. Jembatan Kalikuto akan menjadi tengara (land mark) dari Jalan Tol Batang-Semarang. Karena menjadi ikon maka dirancang bagus. Tak hanya kokoh secara struktur, melainkan juga estetik, artistik.

Jembatan Kali Kuto ditargetkan untuk digunakan pada H-2 lebaran 2018 dan merupakan jembatan pelengkung baja pertama di Indonesia yang perakitannya dilakukan di lokasi pekerjaan. Hal tersebut dikatakan Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Arie Irianto. Menurut dia, karena didesain secara khusus, dan akan menjadi kebanggan Nasional, Jembatan Kalikuto dalam pengerjaannya dibangun secara presisi.

"Tidak bisa sembarangan. Karena itu harus dimonitor terus menerus. Harus presisi, per stagedari total 12, harus sesuai dengan rancangan dan perhitungan matematisnya", kata Arie.

Nah, inilah 8 fakta menarik tentang Jembatan Kalikuto:

1. Jembatan dengan material baja ini dirakit di tiga tempat berbeda yakni di Serang, Tangerang, dan Pasuruan.
2. Bobot jembatan 2.400 ton.
3. Panjang bagian utama Jembatan Kalikuto yaitu 100 meter. Sedangkan dua jembatan di sampingnya masing-masing 30 meter. Jadi totalnya 160 meter. Saat ini (04 Juni 2018) konstruksinya sudah mencapai 83 persen.
4. Sebagian materialnya dibuat di Perancis, tetapi perakitnya adalah orang Indonesia.
5. Pemasangan setiap bagiannya dilakukan secara bertahap mulai dari segmen 1 dan seterusnya hingga 12 segmen.
6. Jembatan Kalikuto merupakan jembatan pertama di Indonesia, bahkan mungkin di dunia, yang strukturnya dirakit di lokasi pemasangan.
7. Sebelumnya ada jembatan yang dibangun dengan teknik yang hampir sama di Papua. Namun, hanya Jembatan Kalikuto yang perakitannya dilakukan di lapangan dengan berbagai kerumitan. Maka dari itu, perhitungannya tidak boleh meleset, dengan kata lain zero tolerance.
8. Jembatan Kalikuto Terdiri dari 6 jalur, tiga jalur arah kiri dan tiga jalur arah kanan. Pinggir jembatan akan diberi tali penyangga dari kawat besar.

Jembatan Kalikuto, Jembatan Swing Arch Melengkung Di Ruas Tol Batang-Semarang


Dalam pandangan saya, metode pembangunan jembatan ini sebetulnya agak mirip dengan pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua. Namun, girder Jembatan ikonik yang terletak di Jayapura itu dirakit dan dipasang di Pabrik di Surabaya dan kemudian diangkut ke Jayapura. Sementara Jembatan Kali Kuto ini, semua material girder di rakit dan diinstral langsung di lokasi proyek.

Swing Arch Girden jembatan dirakit dari dua sisi yaitu dari ujung jembatan dan kemudian masing-masing bertemu melengkung di tengah dan akan menyatu. Kedua girder tersebut sudah tersambung pada 2 Juni 2018 lalu seperti nampak dalam foto pertama diatas.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Jembatan Kalikuto, Jembatan Swing Arch Melengkung Di Ruas Tol Batang-Semarang. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers