Pin It

04 September 2022

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 22:58

Ketika Harga BBM Naik.....

Sabtu, 03 September 2022 kemarin harga BBM subsidi dan nonsubsidi dipastikan naik. Pemerintah mengumumkan harga baru BBM Pertamina ini berlaku mulai pukul 14.30 WIB di hari itu. Harga Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000/liter. Kemudian harga solar subsidi naik dari Rp 5.150 jadi Rp 6.800/liter. Pertamax juga ikut naik hari ini dari Rp 12.500 jadi Rp 14.500/liter. Menurut pemerintah sih kenaikan harga BBM ini mempertimbangkan naiknya harga minyak dunia dan kenaikan subsidi energi yang terus meningkat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan anggaran subsidi dalam Perpres 98 Tahun 2022 sudah naik tiga kali lipat dalam bentuk subsidi BBM dan LPG, yang tadinya Rp 77,5 triliun menjadi Rp 149,4 triliun. 

Ketika Harga BBM Naik.....
Truk dan bus membeli solar di SPBU Pertamina

Naiknya Harga BBM Pertamina dan Pesan Alm Bapak


Dengan naiknya harga BBM Pertamina, aku jadi teringat masa kecil dulu, sekira usia 10 tahun aku pernah nanya ke alm bapak. Aku nanya, pak kapan aku bisa beli motor sendiri ya? Bapak menjawab; "ketika kamu sudah mampu beli bahan bakarnya. Bukan ketika kamu punya uang untuk beli motornya". Selain itu, bapak juga selalu menekankan untuk ojo gumunan lan ojo kagetan. 32 tahun kemudian, di usiaku 42 baru teringat pesan alm bapak setelah harga BBM naik lagi. 


Dan mungkin ini korelasi dari jawaban bapak di waktu aku kecil. Maka ketika harga BBM naik, aku tidak terlalu kaget dan aku pun harus membeli sesuai kemampuan saja. Dan sesuai pesan alm bapak, ketika harga BBM naik, harusnya kita tetap mampu membeli BBM meski dengan terengah-engah hehehe…. Mungkin inilah waktu kita harus lebih bijak dalam menggunakan motor. Kita kembalikan motor ke fungsi awalnya. Motor kita pakai sesuai keperluan saja, bukan dipakai untuk ngehedon sambil sunmorian enggak jelas. Kita juga harus menyadari BBM itu terbatas dan tidak bisa diperbarui, perlu lebih bijak dalam penggunaan. 


Oh ya, tulisan ini bukan berarti aku mendukung atau setuju dengan kenaikan harga BBM, sama sekali enggak begitu karena aku juga bukan orang kaya, aku hidup pas-pasan. Jadi tulisan ini hanya cerita saja 😀

Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

    Terima Kasih

    Pengikut