Pin It

08 September 2022

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 18:15

10 Album SANTET dalam 25 Tahun Konsistensi Band di Skena Musik Underground

Penggemar musik metal dan black metal khususnya pasti gak asing lagi  dengan band asal kota Purwokerto, yakni SANTET. Nah, tulisan kali ini saya akan membahas 10 album SANTET dalam 25 tahun konsistensi mereka di skena musik underground. Band black metal yang digawangi oleh Budi Blackustadz ini beranggotakan :

10 Album SANTET dalam 25 Tahun Konsistensi Band di Skena Musik Underground
band black metal asal kota Purwokerto, SANTET

Budi Blackustadz (vockill & satanspoet)

Adhi Hellthunder (guitarist)

Denny Basstardouz (bassist)

Deaddie (synthesizers)

Antony Joe (drummers) 


Sejarah SANTET Band 


Perjalanan SANTET dimulai dari Budi Blackustadz yang hijrah dari Depok menuju Jawa Tengah tepatnya kota Purwokerto pada tahun 1992. Pada tahun 1992 tersebut, Budi membentuk band bernama INTROVENT yang mengusung thrash metal. 


Kemudian pada tahun 1994 membentuk band bernama SACREFIX. Tidak bertahan lama kemudian membentuk band ZIARAH bersama personil Buronth. Selanjutnya pada tahun 1996 membentuk band TRACTOR yang tetap mengusung thrash metal. Dan ini sticker TRACTOR Band, Foto dalam sticker Ki-Ka Wawan (Guitar), Budi (vocal), Tuwil (drums), Heldevi (guitar) dan Rudy (bass). 


10 Album SANTET dalam 25 Tahun Konsistensi Band di Skena Musik Underground
Tractor band, cikal bakal Santet

Sebenarnya Rudy itu gitaris dan terdidik klasik YASMI tapi di Tractor pegang bass. Wawan, Budi, dan Tuwil adalah mahasiswa FH Unsoed. Heldevi mahasiswa UNWIKU dan Rudy mahasiswa STIE Satria. Oya Heldevi juga founder band KREMUSH. Masih dalam ingatan, Tractor band ini pernah bawakan lagu 'I Dont Care' nya Obituary band di lapangan tengah J1 FH Unsoed. Kelak band ini jadi SANTET, tanpa Wawan dan Heldevi, Rudy jadi gitaris.


Tapi seingat saya sih sekitar tahun 1996, band Santet sudah ada meskipun TRACTOR masih ada, dan ini stiker SANTET pertama, yang bikin ya siapa lagi kalau bukan Budi yang kemudian dikenal sebagai blackustadz. Di bawah tulisan SANTET perlu ditulis TRACTOR supaya audiens tau hehehe… Nama Santet sendiri ngambil dari judul lagunya ROTOR, yakni My Name is Santet. Setelah menjelma menjadi Santet, genre musik mereka pun berubah dari thrash ke black metal.

 

10 Album SANTET dalam 25 Tahun Konsistensi di Skena Musik Underground
Sticker pertama band SANTET masih mencantumkan Tractor

Album SANTET 


Pada akhir 1997 lahirlah debut album SANTET yang bertitel “CREATURES OF DARKNESS” yang dibantu oleh personil band FATALITY. Debut album pertama ini dilakukan secara DIY dan hanya dicetak sebanyak 250 kaset.


Akhir tahun 1998 akhir merilis album kedua “MAHAR HUTAN LARANGAN” yang mendapat respon luar biasa pada jaman itu dengan berhasil mencetak kurang lebih 3.000 kaset.


Tahun 1999, SANTET masuk di album kompilasi METALIK KLINIK 3 yang dirilis ROTORCORP/MUSICA. 


Tahun 2000 formasi personil SANTET berubah berbarengan dengan dirilisnya album ke-3 “ENTHRONED THE BLACK DOMAIN”. Tahun 2001 Budi Blackustadz berhasil menggandeng ROTORCORP/MUSICA untuk merilis “LEGION TIMUR”, yaitu satu-satunya album kompilasi major label blackmetal Indonesia.


Tahun 2002, SANTET dipercaya mengisi di album kompilasi “A TRIBUTE TO ROTOR”. 


Tahun 2002, album ke-4 “BABAD KULTUS SIHIR” selesai masuk dapur rekaman, namun perilisan secara official digelar tahun 2003 dengan gelaran event yang sukses besar dalam tajuk gigs PURWOKERTO HITAM. Dan di tahun ini juga album ke-5 “PENDULUM NERAKA JAHANAM” juga dirilis.


Tahun 2004 SANTET masuk dalam kompilasi METALOBLAST. 


Usai melakukan tour Jawa-Bali, formasi personil berganti dan tahun 2015 dirilis album ke-6 “TUMBAL 666”. Tahun 2017, formasi personil berubah kembali seiring dirilisnya album ke-7 “RITUAL OF HORROR”. 


Setelah merilis album ke 8 ” IBLIS BERGAMIS ” tahun 2018, disusul tahun 2019 disaat pandemi Corona mewabah SANTET merilis album ke-9 “RELIGION LOST ” yang dibantu oleh beberapa musisi diantaranya: Andre SIKSAKUBUR, Lavey MOSES BANDWIDTH, Hestu SOULSICK, dll. 


Di tahun 2022 Santet menunjukkan eksistensinya dengan mengeluarkan album ke-10, bernama Spirits Of Mysticism Kin666dom. Rilis album ke-10 ini sekaligus mengiringi perjalanan 25 tahun Santet di kancah musik Underground. Launching album dan perayaan perjalanan 25 tahun Santet dengan menggelar pentas musik bertajuk Road To Baturaden Metalfes yang digelar oleh Voicehell dan Black Ustadz Records.


Dalam album ke-10, Santet masih konsisten dengan Javanese Black Metal. Namun, album kali ini lebih spesial karena mengangkat tema tentang misteri Gunung Slamet. Album Spirits Of Mysticism Kin666dom ini berisi 10 lagu, di antaranya Rawuh, Geger Wedus Gembel, Telaga Sunyi, Kidung Keramat II, Samarantu, Rogosemangsang dan Curse of Baturraden.

Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

    Terima Kasih

    Pengikut