Pin It

19 October 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 18:42

PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUS

Hari ini, Senin 19 Oktober 2020 PT Inka (Persero) melalui akun Twitter resminya @ptinka mengumumkan telah melakukan uji prototype bus listrik E-INOBUS di Madiun. PT INKA (Persero) melakukan pengujian prototype bus listrik ukuran medium di jalan umum di area Madiun dan di jalan tol Madiun – Caruban. Pengujian dilakukan dengan tujuan untuk menguji performansi bus listrik sebelum dilakukan produksi masal.

PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE
PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE (photo: Twitter @ptinka)

Bus yang dinamai E-INOBUS ini telah melakukan uji landasan pada tanggal 13 Agustus 2020 dan telah lulus uji dengan mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) kendaraan bermotor pada tanggal 10 September 2020 di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat. Dan ini penampakan chassis bus listrik E-Inobus INKA.


Dan ini penampakan chassis bus listrik E-Inobus INKA

Dan ini penampakan chassis bus listrik E-Inobus INKA

Produk ini merupakan kerjasama PT INKA (Persero) dengan Tron-E dari Taiwan sebagai mitra komponen drive train dan baterai bus serta Piala Mas dari Malang sebagai mitra pembuatan bodi bus listrik. Dalam waktu dekat PT INKA (Persero) berencana memasarkan produk bus listrik E-INOBUS untuk area dalam negeri seperti PT Transjakarta dan untuk area luar negeri seperti Democratic Republik of the Congo (DRC) yang juga tertarik dan telah mencoba produk ini minggu lalu. 


PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE
PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE (photo: Twitter @ptinka)

Setelah melakukan serangkaian uji coba, kita bisa mengetahui waktu yang diperlukan dalam pengisian daya sampai penuh diperlukan waktu 3 - 4 jam. Tingkat kebisingan pada bus listrik jauh lebih baik (rata – rata sebesar 71 dB) jika dibandingkan dengan bus diesel (rata – rata sebesar 85 dB). 


PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE

Perbandingan Bus Listrik dan Bus Diesel 

Dalam keterangan yang di publish di akun Twitter @ptinka, PT Inka menjelaskan pemeliharaan bus listrik lebih efisien 49% dibanding bus diesel. Perbandingan pemeliharaan bus diesel dan bus listrik ini juga pernah disampaikan pada Maintenance Forum tahun 2018 di Serbia, dimana kedua bus dijalankan sejauh 250 km per hari. Hasil perbandingan biaya pemeliharaan adalah: 


- Bus Diesel = 396 Euro (Rp6,7juta) 

- Bus Listrik = 201 Euro (Rp3,4juta) 


Bahan bakar Bus Listrik 58% lebih eflsien dibanding Bus Diesel dengan detail sebagai berikut : 


- Pemakaian listrik E-INOBUS dari hasil uji lintas dalam kota dan luar kota (tol) dengan total jarak 122 km, didapatkan pemakaian rata rata 1,4 km/kwh, maka untuk biaya operasional per kilometer = 0,71 x Rp1650/kwh = Rp1171/km 


- Pemakaian bus diesel dapat menempuh jarak 3km/Iiter, dengan harga solar perliter Rp 9300/liter, maka didapatkan biaya operasional per kilometer = 0,3 x Rp9300/liter = Rp2790/km 


PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE
PT INKA Uji Prototype Bus Listrik E-INOBUSE (photo: Twitter @ptinka)

Performa Bus E-INOBUS: 


A. Kecepatan maksimal : 90km/h 

B. Maks gradeability: 14% 

C. Pengisian daya : 3-4jam 

D. Jarak tempuh sekali charging : 200 km 

E. Kebisingan rata-rata :71 dB 

Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers

    Follow by Email