Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

30 December 2018

Cara Kerja Roller Barrier Meredam Benturan Kendaraan Saat Kecelakaan

Malam ini saya akan sedikit mengulas cara kerja Roller Barrier dalam meredam benturan kendaraan saat terjadi kecelakaan. Namun, sebelumnya saya akan cerita sedikit mengenai roller barrier pertama di Jawa Barat ini. Berawal dari ide inovatif Gubernur Jabar, bapak Ridwan Kamil, Roller Barrier kini hadir di Jawa Barat untuk meningkatkan keselamatan di jalan rawan kecelakaan dan mengurangi resiko kecelakaan dan korban jiwa. Saat ini sudah dipasang roller barrier sepanjang 60 meter di Cikidang.


Melalui Dishub Provinsi Jawa Barat, di ruas jalan Cikidang-Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, telah terpasang Roller Barrier. Pemasangan roller barrier ini dilakukan tepat di Tanjakan Cikidang, Sukabumi yang beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan lalu lintas yang memakan banyak korban tewas. Semoga dengan telah dipasangnya Roller Barrier dapat menurunkan angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya.


Cara Kerja Rolling Barrier

Dikutip dari 'Interesting Ingineering' (12/9), pembatas jalan ini memiliki nama ' Rolling Barrier' atau ' Safety Roller' untuk sebutan lainnya. Teknologi ini pertamakali dikembangkan di Korea Selatan oleh perusahaan bernama 'Evolution in Traffic Innovation (ETI). Teknologi ini diklaim mampu mengurangi jumlah korban kecelakaan. Bagaimana cara kerjanya?

Pembatas jalan roller barrier ini memiliki bentuk seperti pagar yang mengapit silinder yang bisa berputar di dalamnya. Silinder ini memiliki warna kuning dan mudah dilihat di malam hari.


Prinsip kerjanya adalah ketika terjadi kendaraan menabrak pembatas jalan ini, maka energi kinetik yang diterima oleh pembatas jalan ini dialirkan melalui putaran silinder tersebut. Hal ini mengakibatkan gaya yang diterima baik kendaraan atau mobil berkurang, mengurangi kerusakan yang terjadi. Dibandingkan dengan pembatas jalan biasa, 'roling barrier' ini lebih aman karena dapat mengurangi dampak kerusakan. 'Rolling Barrier' ini terbuat dari Ethylene-Vinyl Acetate (EVA), yang mana memiliki kemampuan untuk menyerap daya kejut. Bahan ini memiliki karakter seperti karet namun lebih ringan dan elastis. Perawatannya cukup mudah, ketika silinder-silinder tadi mulai macet dan tidak bisa berputar, cuma perlu diberi pelumas atau jika sudah aus, tinggal diganti silindernya saja.

Oh ya, sebenernya penerapan sistem RB di Indonesia pertama kali Seperti dikutip dari rilis resmi Dinas Perhubungan Provinsi Aceh (Dishub Aceh) justru Seuwalah, Aceh pada 2015, dan Jabar yang kedua. Pada 2015, Pemerintah Acehmelalui Dishub Aceh melakukan uji coba pada penggunaan teknologi ini di lima lokasi terpisah. “Pemasangan itu sendiri merupakan percobaan penggunaan teknologi Rolling Guardrail di Aceh, dengan memasang 5 (lima) set Rolling Guardrail pada ujung Pagar Pengaman jalan Besi,” tulis rilis resmi Dishub Aceh, 5 Oktober 2018. Namun jumlah Roller yang terpasang di Seuwalah tidak sebanyak ini jumlahnya.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Cara Kerja Roller Barrier Meredam Benturan Kendaraan Saat Kecelakaan. Ikuti update terbaru di
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers