Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

29 July 2018

Perbedaan Recovery Rom Dan Fastboot Room Untuk Flash Smartphone Xiaomi

Kali ini saya akan membahas mengenai flash pada smartphone android, nah untuk anda yang baru belajar mengenai flash android ini tentu akan bingung mengenai fastboo dan rcovery rom. nah saya akan saya bahas perbedaan Recovery ROM vs Fastboot ROM. Perbedaan yang paling kelihatan terletak pada file yang digunakan untuk flashing. File ROM recovery dalam bentuk .zip file sementara file Fastboot Rom dalam bentuk .tgz. Keduanya sama-sama digunakan untuk flashing telepon tetapi cara untuk melakukan flashing berbeda. Recovery ROM biasanya digunakan untuk flash ROM ketika ingin melakukan flash melalui MIRecovery maupun TWRP langsung di HP kita. Fastboot Rom untuk flashing rom menggunakan MiFlash dan dilakukan melaui PC. 


Perbedaan Recovery Rom Dan Fastboot Room Untuk Flash Smartphone Xiaomi

Flashing menggunakan ROM Recovery

ROM Recovery bisa kita flashing melalui 2 cara, yaitu dengan menggunakan aplikasi Updater atau bisa juga langsung menggunakan MiRecovery atau bisa juga dengan menggunakan custom Recovery seperti TWRP, CWM, Philz atau lainnya. Untuk Recovery Rom yang saya coba adalah MIUI 9 Global Stable ROM for Redmi 2/Prime sesuai handphone yang saya miliki.

Flashing Menggunakan Updater

Proses flashing paling mudah menurut saya adalah menggunakan metode updater ini. Caranya cukup simple, yaitu kita cukup meletakkan file ROM Recovery kita di internal memory (SDCard juga bisa) lalu masuk ke aplikasi Updater atau bisa juga dengan masuk ke Settings > About Phone, System Updates. Setelah itu pilih aja Choose Update Package lalu arahkan ke file Recovery ROM kita. 



Flashing Menggunakan MiRecovery

Proses flashing berikutnya adalah melalui MiRecovery, bisa juga menggunakan TWRP, CWM. Caranya yaitu kita letakkan file ROM Recovery kita di internal memory maupun SDCard, lalu kita rename menjadi update.zip. Lalu masuk ke aplikasi Updater atau bisa juga dengan masuk ke Settings > About Phone, System Updates.

Setelah itu pilih aja Reboot to Recovery Mode. Kalau Handphone dalam keadaan mati, yang perlu kita lakukan adalah tekan secara bersamaan tombol Volume Up dan tombol Power secara bersamaan, sampai masuk ke menu dari MiRecovery. Setelah masuk di recovery, tinggal kita pilih Install update.zip tunggu sampai proses selesai. 

Flashing menggunakan ROM Fastboot

Metode lain dalam flashing ROM di MIUI yakni menggunakan metode Fastboot. Proses ini hanya bisa dilakukan dengan media PC serta dengan software MiFlash atau Mi PCSuite. Caranya adalah dalam keadaan mati, tekan secara bersamaan Tombol Volume Down (-) dan Tombol Power sampai muncul menu fastboot, biasanya ada gambar MiBunny yang sedang memperbaiki smartphone seperti gambar pertama diatas. 

Metode Dan Perlatan Fastboot:

PC / Laptop
Untuk firmware silakan download MiPhone
Cara Flash:



Download Firmware dan taruh di Desktop
Install Miflash
Jalankan MiFlash 
Klik Browse 
Select ROM nya dan bila gak kelihatan, diextract dulu menggunakan WinRAR / 7zip dan taruh di desktop. 
Pilih Advanced 
Klik di Fastboot Script, pilih browse
Pilih flash_all_except_storage.bat (kalau gak ada terpaksa ya flash_all, resikonya semua data di internal hilang) 
Matikan Xiaomi
Masuk ke Fastboot Mode (Caranya dalam keadaan mati, tekan Power + Volume Down bersamaan) 
Tancapkan Xiaomi ke PC 
Klik Refresh 
Klik Flash dan tunggu sampai proses selesai 
Sekitar 5 menitan, maka device kita akan otomatis reboot dan hidup kembali.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Perbedaan Recovery Rom Dan Fastboot Room Untuk Flash Smartphone Xiaomi. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers