Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

13 November 2016

Kopdar Dadakan Dengan Karoseri Miniatur Bus Asenwa Design Di PT Tirta Alam Segar Cibitung

Artikel kali ini saya akan bercerita mengenai catatan perjalanan kami bersama truck Isuzu Giga dalam perjalanan panjang antara pabrik gula PT. Kebun Tebu Mas (KTM) di Ngimbang, Lamongan, Jawa Timur ke pabrik minuman Ale Ale PT Tirta Alam Segar di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat dari 29 Oktober 2016 hingga 01 November 2016. Nah, di pabrik Ale Ale inilah kami menyempatkan kopdar bersama produsen miniatur bus (Paperbus) dan sticker Asenwa Design yang di punggawai oleh rekan Asep Setiawan Budiprasetyo, Endra Rudi dkk eh ada juga si anak mami Kangmas Marchelius AP


Sebelumnya kami berangkat kosongan menuju Lamongan dari garasi Takari Jaya Makmur di Yogyakarta menuju Lamongan pada malam hari. Pagi harinya baru sampai Jombang dan ambil kiri masuk tol Jombang.


Setelah menyusuri tol Jombang, kita pun kembali ke jalur biasa di pinggiran sungai Berantas. Jalurnya lumayan sempit untuk ukuran truck tronton Isuzu Giga 285 PS long chassis. Akhirnya kita pun berhasil sampai di area parkir PT Kebun Tebu Mas di Ngimbang, Lamongan.


Selesai Loading di pabrik gula PT KTM ini, saat kita sedang masang terpal penutup bak, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya di sertai angin kencang. Saking kencangnya angin, kita pun mengalami kesulitan memasang terpal. Namun akhirnya hujan reda juga dan kita pun bisa menyelesaikan pekerjaan yang tadi terasa sangat sulit. Sore harinya, kita berangkat menuju Pabrik Ale Ale di cibitung dengan konvoy 4 truck Isuzu Giga. Belum juga jauh melangkah, salah satu truck mengalami kendala kempes ban dan kita semua ikut berhenti untuk membantu. Kemudian kita melanjutkan perjalanan kembali. Sampai di Blora kita istirahat di sebuah SPBU. Paginya, 30 Oktober 2016 ketika akan berangkat, kita mendapati ban engkelan kiri kami kempes. Kita pun mengganti ban dulu di SPBU tersebut. Masih di Blora, kita istirahat sebentar untuk makan pagi merangkap siang di sebuah warung sate kambing.



Selesai makan, kita melanjutkan perjalanan kembali. Setelah mengarungi panasnya jalanan beberapa jam sampailah di Grobogan. Nah, di Grobogan ini cukup unik menurut saya. Sepanjang hidup saya, jarang sekali menemui deretan rumah penduduk yang bangunannya dari kayu di sepanjang tepian jalan. Namun di Grobogan ini kita masih bisa menjumpai deretan rumah penduduk yang terbuat dari kayu.


Sore harinya habis magrib setelah menempuh perjalanan 24 jam dari Lamongan sampailah di Semarang, dan istirahat lagi untuk menambal ban yang tadi bocor di Blora. Di Semarang kami juga bertemu dengan pakdhe Rembez Dicaprio.



Di tambal ban ini juga ada kejadian menarik, anak si tukang tambal ban sampai tertidur di sebuah motor yang terparkir dan juga tertidur di ban truck hehehe...



Selesai menambal ban kita makan malam bersama pakdhe Rembez Dicaprio di warung seberang jalan tambal ban tersebut. Kami pun sempat mampir ke pangkalan truck mixer milik Armada Ready Mix dan melihat truck Hino Louhan Mixer batangan pakdhe Rembez Dicaprio.



Setelah silaturahmi dengan pakdhe Rembez Dicaprio disela menambal ban di Semarang, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Jakarta. Dalam perjalanan ini total mengalami 3 kali kempes ban dan 2 kali pecah ban di daerah Patokbeusi, Subang. Jadi dalam satu perjalan ini kita mengalami 5x ganti ban.



Akhirnya setelah menempuh perjalanan 3 x 24 jam dari Lamongan sampailah kita di kawasan industri MM2100 di Cibitung dan memasuki PT Tirta Alam Segar. Setelah markir truck di area yang telah disediakan kita pun istirahat sambil nunggu antrian bongkar ke esokan harinya di PT Tirta Alam segar. Malam harinya kita kopdar dadakan dengan produsen miniatur bus Asenwa Design.


Kita pun dikasih kenang-kenangan berupa paperbus PO Putera Mulya berchassis Mercedes Benz O500R OH 1836 bikinan Asenwa Design. Paper bus PO Putera Mulya ini merupakan miniaturdari bus berbody Maxibus XHD. Maxibus XHD (eXtra High Deck) merupakan jenis body bus dari karoseri Laksana.


Tengah malam sekitar jam 12 malam, mas Marchel pun pamit pulang naik motor Yamaha Vega.


Kemudian mas Endra Rudi menyusul pulang


Setelah mereka pulang, kita pun measang miniatur bus PO Putera Mulya Mercedes Benz 0500R OH 1836 di dashboard truck Isuzu Giga FVM 34 285 PS.


Dan inilah paperbusbus produk Asenwa Paperbus Coachbuilder



Ada juga paperbus berlivery SMU Negeri 1 Pilangkenceng

 

Bila berminat membeli paperbus produk  Asenwa Paperbus Coachbuilder bisa menghubungi sdr endra Rudi melalui WA di 087885292700 atau di instagram @Endrarudi Bisa juga melalui mas Asep Setiawan Budiprasetyo (0858-8147-6621) dan Instagram @asepsetiawanbudiprasetyo

Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Kopdar Dadakan Dengan Karoseri Miniatur Bus Asenwa Design Di PT Tirta Alam Segar Cibitung. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers