Pin It

01 Maret 2022

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 03:40

Tol Cawang, Titik 0 Kilometer Tol Trans Jawa

Bagi pemoda yang sering melalui tol Cawang, pasti tidak asing lagi dengan tanda 0 Km yang terpasang di sana. Ya, disanalah 0 Km tol Trans Jawa berada. Nirwono Joga, Penulis buku “75 Asa Merajut Trans Jawa Menuju Indonesia Maju” mengungkapkan mengapa titik 0 Km di Cawang. Menurutnya, titik nol tersebut merupakan awal mula atau cikal bakal pembangunan Tol Trans Jawa. Tol Trans Jawa sendiri dimulai pada 1978 di zaman Presiden Soeharto yang kemudian secara tertatih-tatih dilanjutkan pada kepemimpinan setelahnya hingga era Presiden Jokowi. Bedah buku 75 Asa Merajut Trans Jawa Menuju Indonesia Maju bisa dilihat di channel Youtube KemenPUPR. 

Tol Cawang, Titik 0 Kilometer Tol Trans Jawa
Titik 0 Kilometer tol Trans Jawa (Foto: otomotifnet.gridoto.com)

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR juga menegaskan bahwa titik nol kilometer tersebut terletak di jalan tol dalam kota ruas Cawang-Tomang (arah Jakarta-Tangerang-Merak). Titik nol ini sekaligus menjadi penentu perhitungan jalan tol baik itu tol ke arah Bogor, tol ke arah Tanjung Priok, Tol Cikampek arah Trans Jawa dan tol arah Merak. 


“Ketika pengendara sedang melintas di tol Cawang maka terdapat tulisan 0 kilometer-nya, atau dapat melihatnya saat sedang berkendara dari Jalan Tol Cikampek menuju Tol dalam Kota Jakarta. Titik nol ini menjadi awal untuk menentukan perhitungan jalan tol,” tulis BPJT di akun Instagramnya, Juli 2021. 


Jadi jelas ya, titik 0 kilometer ini berada di jalan tol dalam kota ruas Cawang-Tomang. Melansir dari lama resmi Jasa Marga, jalan tol ini menghubungkan wilayah Timur Jakarta yaitu Cawang hingga wilayah Barat Kota Jakarta hingga Pluit.


Dengan rute 23,55 Km, saat ini terintegrasi dengan 4 (empat ) jalan tol yang menuju ke berbagai wilayah yaitu, Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Tol Tangerang-Merak, serta Jalan Tol Prof Dr. Ir. Sedyatmo. pada tahun 1996 saat selesainya pembangunan ruas Grogol-Pluit, Jalan tol ini menjadi sebuah lingkaran yang tak berujung bersamaan bersama ruas Cawang-Tanjung Priuk-Pluit yang dioperasikan oleh PT Citra Marga Nushapala Persada. 


Tol Cawang juga menjadi urat nadi transportasi dengan menghubungkan dari wilayah Tangerang menuju Cikampek serta kota-kota lain di Pantai Utara Jawa (Pantura). Maka dari itu bukan tanpa sebab rute ini dijadikan titik 0 jalan tol di Indonesia. 


Tol Terpanjang Trans Jawa


Dalam buku tersebut, Nirwono juga menjelaskan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan titik nol Tol Trans Jawa merupakan tol terpanjang di Indonesia. Panjangnya mencapai 83 kilometer. Jalan tol terpanjang kedua adalah Tol Merak-Tangerang yang mencapai 72,45 km. Jika dihitung hingga Jakarta, maka Tol Merak-Tangerang-Jakarta mencapai 105,45 km. Kemudian, Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) merupakan tol layang terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 38 km. Tol ini resmi ganti nama menjadi Jalan Layang Mohamed bin Zayed (MBZ). Peresmian Jalan Layang Sheikh MBZ dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno atas nama Presiden Jokowi pada 12 April 2021. 


Nah, dari buku 75 Asa Merajut Trans Jawa Menuju Indonesia Maju kita menjadi paham, kalau tol Cawang menjadi cikal bakal tol Trans Jawa, meskipun kita tahu, tol Jagorawi adalah tol pertama di Indonesia.

Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

    Terima Kasih

    Pengikut