Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

10 February 2015

Faktor Penentu Harga Batu Mulia

Sebagai Penggemar batu permata kita harus tahu apa sih yang mempengaruhi harga batu mulia?  
Fenomena batu mulia serupa tren yang terus berganti dan berubah-ubah dengan cepat. Banyak faktor yang ikut memengaruhi naiknya pamor sebuah batu akik. Hal-hal yang berkaitan, sebut saja ketika peristiwa Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan batu bacan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama, ikut memengaruhi pergeseran tren dan harga. Setelah kejadian itu, batu jenis ini pun banyak diserbu orang karena sugesti bahwa yang memberikan dan memakai adalah orang hebat. Jadi, sebagian masyarakat pencinta batu pun merasa hebat ketika memakainya.

Namun, setelah batu bacan, berturut-turut beberapa nama pernah disebut, antara lain batu garut, batu aceh, batu bengkulu, dan banyak lagi jenis batu akik lainnya. Kalau ini jelas berbeda fenomenanya. Untuk komunitas tertentu yang menganggap batu akik termasuk barang antik, yang paling memengaruhinya adalah faktor sugesti dari masyarakat yang dimainkan kelompok tertentu.


Pada dasarnya yang mempengaruhi harga batu permata ada beberapa faktor, antara lain :

1. Keaslian batu: Natural atau Sintetis?  batu permata yang Natural atau terbentuk secara alami di alam akan lebih mahal daripada yang sintetis (dibuat secara sengaja). Penggemar atau kolektor batu permata akan lebih menyukai yang natural karena secara psikologis  yang natural akan lebih memeberikan kepercayaan pada pemakainya.

2. Warna Batu: Warna batu permata juga akan mempengaruhi harga batu permata, misalnya warna hijau daun pada zamrud akan lebih mahal daripada hijau pucat, Merah darah pada Ruby akan lebih mahal daripada merah daging.

3. Fenomena khas: Penomena yang khas pada batu permata juga akan mempengaruhi harga batu permata, biasanya fenomena star / asterism pada safir atau ruby akan lebih mahal daripada yang tidak ada. 
4. Kejernihan: Kejernihan pada batu permata tidaklah sama dengan pada berlian, pada berlian kejernihan sangatlah mutlak, makin jernih makin mahal. Pada batu permata cacat atau inklusi sangat diperlukan untuk deteksi keaslian/original atau asal batu permata. Kejernihan batu permata biasanya hampir sama dengan tingkat transparancy. Yang transparen  akan lebih mahal dari pada yang semi transparen. yang opaq atau tidak tembus pandang biasanya akan lebih murah.

5. Ukuran / Carat: Ukuran besarnya batu permata akan mempengaruhi harga batu permata, umumnya makin besar harga batu permata akan lebih mahal.

6. Cut: Cutting atau bentuk asahan batu permata  juga akan mempengaruhi harga batu permata.

Cuting Cabochon pada cat eye chrysoberil  akan lebih mahal daripada bentuk lain.

Bentuk Emerald pada Zamrud akan lebih mahal daripada bentuk cabochon, dan lain-lain. Bentuk biasanya akan mempengaruhi keindahannya. Safir yang dibentuk faceted tak akan mengeluarkan ster, ster akan muncul pada bentuk Cabochon.

7. Makna atau Historis: Historis yang menimpulkan arti tertentu juga akan mempengaruhi penggemar batu permata akan membayar lebih mahal, ini memang susah dinilai karena unsur sugesti.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Faktor Penentu Harga Batu Mulia. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers