Pin It

09 April 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 00:14

Lima Kelemahan Virus Corona Yang Jadi Celah Kita Melawan Dan Mematikannya

Meskipun virus corona (Covid-19) belum ditemukan obat maupun vaksin untuk menangkalnya, namun ternyata virus Covid-19 memiliki kelemahan. Tercatat ada lima kelemahan yang bisa dimanfaatkan untuk mencegah penularannya sekaligus melawan dan mematikannya. Apa saja lima kelemahan virus corona tersebut? Berikut catatan kelemahan virus corona yang saya rangkum dari berbagai sumber. 

Lima Kelemahan Virus Corona Yang Jadi Celah Kita Melawan Dan Mematikannya

1. Mudah Mati Dengan Sabun 

Dalam protokol kesehatan dari WHO dalam laman Kawal Covid-19 disebutkan masyarakat dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. Sebab, virus tersebut bisa hancur dan mati apabila terkena sabun. Hal ini karena virus corona sendiri terdiri atas tiga bagian yang tersusun dari DNA atau RNA sebagai inti dari virus, protein yang menjadi bahan baku virus untuk memperbanyak diri, dan lapisan lemak sebagai pelindung luarnya. Ketiga rangkaian tersebut sebenarnya tidak terikat kuat antara satu sama lain, sehingga saat lapisan lemak hancur akibat sabun, maka virus tersebut juga akan ikut mati. 

Himbauan mencuci tangan menjadi cara yang sangat efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19. Setidaknya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Hal ini harus dilakukan dengan rutin untuk membunuh virus yang ada di tangan kita. 

2. Antibodi Sanggup Melawan Dan Mengalahkan Virus Corona 

Dari berbagai sumber yang saya baca, infeksi Covid-19 bisa terjadi dalam beberapa tingkat, mulai dari yang ringan hingga parah. Pasien yang memiliki gejala ringan, penyakit tersebut bisa sembuh dengan sendirinya selama daya tahan tubuhnya baik. Sebuah penelitian yang dilakukan di Australia meyakani bila antibodi yang sehat menjadi salah satu kelemahan virus Corona. Penelitian tersebut melihat secara teratur kadar antibodi dari hasil seorang pasien Covid-19 berusia 47 tahun dengan gejala ringan hingga sedang. 

Kondisi pasien tersebut secara keseluruhan sehat dan tidak memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes atau hipertensi, hanya satu infeksi yaitu Covid-19. Pada hari ke 7-9 semenjak gejala Covid-19 muncul pertama kali pada pasien tersebut, sejumlah antibodi mulai terbentuk di tubuh. Kondisi tersebut pertanda, jika tubuh sedang mengeluarkan berbagai senjata untuk melawan virus mematikan itu. Tubuh pasien tersebut berangsur-angsur mulai membaik beberapa hari setelah antibodi terbentuk. 

3. Disinfektan Mampu Bunuh Virus Corona 

Virus Corona terdiri dari beberapa jenis, seperti yang menyebabkan SARS dan MERS. Saat ini yang menjadi penyebab Covid-19 merupakan jenis virus corona yang baru ditemukan. Namun diketahui keluarga Coronavirus memiliki karakter yang cukup mirip. Semuanya dianggap lemah, apabila harus berhadapan dengan bahan disinfektan. 

Berdasarkan hasil penelitian, virus Corona yang menyebabkan SARS dan MERS mampu bertahan di permukaan benda, seperti kaca, metal, dan plastik selama beberapa hari. Namun sejauh ini memang belum ada penelitian mengenai ketahanan virus jenis baru penyebab Covid-19 di permukaan, tetapi diduga hasilnya tak jauh berbeda dari jenis virus Corona sebelumnya. Virus corona dianggap bisa tak berdaya dengan bahan disinfektan, seperti alkohol dengan kadar 60-70 persen, sodium hipoklorit 0,1 persen, atau hidrogen peroksida 0,5 persen dalam waktu satu menit. Nah, untuk mencegah penularan virus Corona tersebut, masyarakat dianjurkan untuk membersihkan permukaan benda yang sering disentuh dengan menggunakan cairan disinfektan. 

4. Virus Corona Tak Bertahan Lama di Permukaan

Meski virus Corona mampu bertahan beberapa hari di permukaan, namun seiring berjalannya waktu virus tersebut tak lagi cukup kuat untuk menimbulkan infeksi. Sehingga, World Health Organization (WHO) maupun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak melarang pengiriman paket antar negara, lantaran risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangat rendah. 

5. Virus Corona Melemah di Suhu Panas

Sejauh ini memang belum ada penelitian yang menyebut virus Corona penyebab Covid-19 lemah terhadap panas. Tetapi, virus corona penyebab SARS, terbukti melemah pada suhu panas. Berdasarkan data yang diterbitkan WHO, virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56 derajat celcius. 

Nah, itulah lima kelemahan virus corona yang bisa jadi celah kita untuk melawannya. Dan mari kita bersama-sama memerangi virus ini dan jangan anggap remeh penyebarannya.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Terima Kasih

Followers

Follow by Email