Pin It

22 March 2020

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 18:31

Donald Trump: Kombinasi Hydroxycloroquine Dan Azithromycin Ampuh Sembuhkan Sakit Akibat Virus Corona, Benarkah?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali "ngoceh" kalau kombinasi Hydroxycloroquine (C18H26ClN3) dan Azithromycin bisa menjadi salah satu obat ampuh menyembuhkan sakit akibat virus corona. Hal ini ia cuitkan terkait pengobatan pandemi Covid-19 akibat virus corona SARS-COV-2. Sudah pasti cuitan orang nomor satu di Amerika pun ramai ditanggapi berbagai kalangan, baik yang pro maupun kontra dengan cuitan Trump. Saat saya tulis di blog ini, cuitan Trump sudah mendapat 61 ribu komentar dan 94 ribu retwit. 

Donald Trump: Kombinasi Hydroxycloroquine Dan Azithromycin Ampuh Sembuhkan Sakit Akibat Virus Corona, Benarkah?

Ocehan Donald Trump mengenai obat ampuh virus corona: "HYDROXYCHLOROQUINE & AZITHROMYCIN, diminum bersamaan, bisa menjadi salah satu pengubah sejarah di dunia pengobatan. FDA tengah memindahkan gunung - terima kasih! Semoga keduanya (H bekerja lebih efektif dengan A, agen jurnal internasional antimikroba) bisa segera digunakan segera. Orang-orang sekarat, gerak cepat, dan Tuhan memberkati semua!"


Padahal kan kita tahu kalau Chloroquine phospate merupakan obat yang murah dan sudah digunakan dalam dunia medis sejak 70 tahun lalu. Chloroquine dikenal juga dengan pil kina yang terbuat dari pohon kina. Chloroquine aman digunakan pada dosis rendah dan sedang, tapi juga dapat menjadi racun dalam dosis yang tinggi. Klorokuin bersifat sisontosida darah dan gametosida P.vivax dan P. malariae. Obat ini biasanya diberikan pada penderita malaria di daerah endemik atau area yang diketahui berisiko tinggi terjangkit malaria. Massa molar Chloroquin-nya adalah: 319,872 g/mol. Obat ini punya Kode ATC: P01BA01 (Organisasi Kesehatan Dunia).

Kemudian, cuitan Trump tersebut ditanggapi oleh salah seorang dokter Eugene Gu. Menurutnya, kombinasi hydroxychloroquine dan azithromycin untuk mengobati Covid-19 belum terbukti secara klinis aman dan efektif. Ini hanya jadi salah satu bukti anekdot dari laporan kasus di negara lain.

"Menjanjikan keduanya sebagai obat ajaib memberi harapan palsu," cuitnya. 


"Saya paham ini darurat dan kita putus asa. Tapi sebagai dokter, saya menjaga sumpah profesi untuk 'pertama, jangan lakukan kejahatan'. Ini berarti tidak mengetes obat pada pasien yang mungkin memiliki efek samping seperti kehilangan penglihatan, pendengaran, jantung, dan kematian, untuk keuntungan yang belum teruji," kata dr Eugene Gu.


Sebelum ini, Trump juga pernah mencuitkan obat anti malaria Chloroquine dan hydroxychloroquine bisa digunakan untuk mengobati orang yang terinfeksi virus corona. Namun, kedua obat antimalaria yang disebut Trump ini belum mendapat izin resmi untuk digunakan pada pasien yang terinfeksi virus corona di AS. Nah, sekarang kita tinggalkan dulu cuitan Trump lalu kita bahas apa itu Chloroquine.

Mengenal Chloroquine 

Obat ini dapat memblokir virus dengan mengikat diri ke sel manusia dan masuk untuk mereplikasi. Obat ini juga merangsang kekebalan tubuh. Chloroquine akan mengubah keasaman kompartemen ini, yang dapat mengganggu kemampuan virus untuk melarikan diri ke sel inang dan mulai mereplikasi serta dapat mengubah kemampuan virus untuk mengikat bagian luar sel inang, yang merupakan langkah penting pertama untuk masuk. 

Donald Trump: Kombinasi Hydroxycloroquine Dan Azithromycin Ampuh Sembuhkan Sakit Akibat Virus Corona, Benarkah?

Pada 4 Februari, sebuah studi di Guangdong, China, melaporkan bahwa chloroquine efektif dalam memerangi virus corona. Para dokter di Marseille, bagian selatan Prancis juga mengklaim pasien berhasil diobati dengan obat malaria chloroquine. Pada sebuah studi, 20 dari 36 pasien diberikan obat tersebut. Setelah 6 hari, 70% pasien tersebut dinyatakan sembuh, virus tidak lagi ada di sampel darah, dibandingkan 12,5% pasien grup kontrol. Dokter di Australia dan China juga telah melihat hasil yang menjanjikan dari chloroquine dan berharap bisa memulai uji coba dalam beberapa minggu ke depan. 

Bagaimana cara kerja Chloroquine dalam melawan virus corona?

Robin May, profesor penyakit menular di University of Birmingham, mengatakan bahwa prosesnya belum dipahami dengan baik. Namun, ia berspekulasi bahwa proses yang disebut "endositosis", yaitu virus masuk ke inang, mungkin ada hubungannya dengan itu.

“Ini berarti bahwa virus pada awalnya dimasukkan ke dalam 'kompartemen' intraseluler yang biasanya bersifat asam. Chloroquine akan mengubah keasaman kompartemen ini, yang dapat mengganggu kemampuan virus untuk melarikan diri ke sel inang dan mulai mereplikasi,” katanya. 

"Kemungkinan lain adalah bahwa chloroquine dapat mengubah kemampuan virus untuk mengikat bagian luar sel inang, yang merupakan langkah penting pertama untuk masuk," tambahnya. 

Mengapa Dokter Mencoba Chloroquine untuk Melawan COVID-19?

Selama sekitar 10 tahun telah ada penelitian yang melaporkan efek anti-virus chloroquine dan itu digunakan untuk mengobati pasien dalam wabah sindrom pernapasan akut (Sars) yang parah dari tahun 2002 hingga 2003.

"Chloroquine menerima perhatian yang relatif sedikit ketika wabah Sars menghilang. Menyadari bahwa virus Covid-19 saat ini adalah kerabat dekat, beberapa peneliti telah menguji apakah klorokuin mungkin digunakan untuk terapi pandemi saat ini," kata Dr Andrew Preston, peneliti microbial pathogenesis di University of Bath, seperti dikutip Telegraph. 

Apakah Chloroquine Mahal?

Tidak. Harga Chloroquine murah dan relatif mudah dibuat. Perusahaan farmasi Prancis Sanofi telah menawarkan untuk membagikan jutaan bungkus obat dan mengatakan mereka memiliki cukup untuk merawat 300.000 pasien.

Sayangnya, uji klinis skala penuh sepertinya perlu dilakukan sebelum diberikan ke pasien COVID-19. Sebab dalam sebuah konferensi pers pada 20 Februari, Janet Diaz, kepala perawatan klinis dalam Program Keadaan Darurat WHO, mengatakan bahwa "untuk chloroquine, tidak ada bukti bahwa itu adalah pengobatan yang efektif saat ini." 

Apakah Chloroquin Bisa Menyembuhkan Sakit Akibat Corona Virus? 

Kebenarannya masih dipertanyakan dan ditindaklanjuti oleh para ahli medis tentunya. Pasalnya dari pihak WHO saja masih membantah penggunaan obat ini untuk atasi SARS-CoV-2. Dalam studi vitro baru-baru ini, Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjajaran, Keri Lestari mengungkapkan klorokuin fosfat dapat memblokir infeksi Covid-19. Sedangkan, Pakar Farmakologi & Clinical Research Supporting Unit, FKUI, dr. Nafrialdi juga menegaskan bahwa mayoritas penderita Covid-19 dinyatakan sembuh dengan sendirinya. 

Sumber: 


Hello Sehat - Untuk apa chloroquine 

Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers

    Follow by Email