Pin It

25 March 2019

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 22:05

Penampakan Mobil Toyota Ertiga Terbaru

Beberapa hari ini beberapa media India merilis penampakan foto mobil Toyota Ertiga. Ya, kesepakatan baru antara Suzuki Motor Corporation dan Toyota Motors Corporation membawa kedua pabrikan itu akan mengembangkan mobil Toyota di-rebadge dengan merek Suzuki dan juga sebaliknya. Misalnya, Suzuki akan menjual Corolla berlogo 'S'. Sementara Toyota akan menjual Ertiga, Vitara Brezza, Ciaz dan Baleno di India. Secara global, Suzuki dan Toyota mendeklrasikan kerja samanya pada 6 Januari 2017 lalu. Dan ini penampakan dari Toyota Ertiga yang beredar di dunia maya.


Ini adalah cara cerdas Toyota untuk menguasai pasar India. Ambil produk merek nomor 1 di sana yakni Suzuki, lalu direbadge. Tujuannya tentu bukan profit, karena Toyota membeli produk lalu dijual lagi. Lebih jauh, long term goal nya adalah edukasi pasar, dan menaikkan citra mereknya.

Soal Toyota 'Ertiga', laman Rushlane pada Minggu 24 Maret 2019 menulis, diperkirakan nantinya akan menjadi Ertiga yang lebih premium. Harapannya Ertiga versi Toyota bakal mendapatkan lebih banyak fitur.

Masih dari sumber tersebut, setelah diluncurkan nanti Toyota Ertiga akan duduk di bawah Toyota Innova. Di India, Ertiga dan Innova merupakan dua mobil terlaris.

Bagaimana Untuk Indonesia?

Mengutip laman Viva, "Itu di sana, di sini ya kami bersaing dengan sehat,” ujar 4W Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai produsen mobil Suzuki di Tanah Air, Donny Saputra Jumat 22 Maret 2019.

Sementara menurut 4W Deputy Managing Director PT SIS, Setiawan Surya, belum ada pembicaraan dari principal terkait kerja sama tersebut, terlebih untuk pasar Indonesia.


"Belum ada. Tapi kami ikut saja. Yang penting kami pabrikan bagaimana supaya pabrik bisa maksimal kan," katanya.

Seperti kita ketahui bersama, PT Toyota Astra Motor sebagai produsen mobil Toyota di Indonesia sudah bertahun-tahun melakukan kerja sama dengan Daihatsu. Sementara PT Suzuki Indomobil Sales sampai saat ini menjadi salah satu agen pemegang merek yang tidak memiliki kerja sama dengan merek lain, setelah sebelumnya melahirkan T120SS bersama Mitsubishi.
Saya sendiri meyakini untuk pasar Indonesia sepertinya tidak, karena posisi toyota sudah tinggi. Juga sebaliknya untuk Suzuki malah jadi blunder jika ingin merebadge produk Toyota. Kita tentu ingat Daihatsu yang notabene produsen mobil terlaris Toyota yakni Avanza, justru penjualan Xenia jauh tertinggal dari kembarannya.

Berbeda dengan yang terjadi di India, kerjasama Toyota dan Suzuki jelas menguntungkan kedua belah pihak. Toyota membutuhkan Suzuki yang dikenal handal dalam pengembangan mobil kompak. Sedangkan Suzuki akan memanfaatkan Toyota yang dikenal handal dalam pengembangan elektrifikasi mobil ramah lingkungan. Keduanya akan menyasar beberapa pasar di banyak negara dan saling melengkapi.

Toyota akan menjual Ciaz serta Ertiga dengan emblem Toyota di India. Sementara di Afrika, mereka akan menjual Toyota Baleno, Toyota Vitara Brezza, Toyota Ciaz dan Toyota Ertiga buatan India. Sementara itu, Suzuki nantinya berhak untuk menjual Toyota Corolla, tentunya setelah mendapatkan emblem baru Suzuki dan sedikit pengubahan desain menjadi Suzuki Corolla. Selain itu, Toyota juga akan mensuplay kendaraan listrik pada Suzuki seperti Toyota Rav4 dan Corolla Wagon.

Kendaraan listrik tersebut akan akan dijual Suzuki di Eropa. Sebaliknya, Suzuki akan memberi keleluasaan Toyota untuk melakukan produksi mesin kendaraan compact mereka di pabrik Suzuki Polandia.
Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers