Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

28 February 2019

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Di hari terakhir bulan Februari ini, saya akan membahas moda transportasi kereta api. Tapi yang saya bahas bukan kereta api biasa, melainkan kereta api lapis baja milik pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un. Seperti kita ketahui bersama, Kim telah berangkat menuju Vietnam dengan menggunakan kereta sejak Minggu, 24 Februari 2019 untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Meski pertemuannya baru diadakan pada 27-28 Februari 2019, Kim sudah berangkat beberapa hari sebelumnya karena kecepatan keretanya lambat. Meski disebut kereta Kim Jong Un Express tapi kereta ini tak bisa melaju kencang karena beban berat gerbong besi antipeluru. Berikut penampakan kereta hijau dengan livery kuning horisontal berlabel DF-0002 terlihat menyeberangi sungai Yalu ke Cina pada Sabtu yang fotonya saya ambil dari AFP.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Kereta yang ditumpangi Kim Jong Un bukanlah kereta biasa. Kabarnya, kereta itu dilindungi oleh pelat baja dan dilengkapi dengan telepon satelit, televisi layar datar, ruang konferensi, ruang tidur dan ruang resepsi. Kereta biasanya melakukan perjalanan tidak lebih dari 60 km/jam. Namun mengenai spesifikasi lengkap kereta tersebut tidak pernah diperoleh media manapun di dunia.

Aneh ya, seorang pemimpin besar menggunakan kereta api untuk perjalanan panjang lintas negara. Sebenernya, Kim Jong Un bukannya tak punya moda transportasi lain. Pesawat pribadi Kim adalah Ilyushin II-62 Soviet berusia 38 tahun. Namun pesawat itu dianggap tak dapat diandalkan dan suku cadang sudah tak lagi diproduksi. Dari berbagai sumber yang saya baca, para ahli Korut berspekulasi pesawat itu telah 'dimuseumkan' untuk menghindari kerusakan kecil yang menimbulkan rasa malu.

Tradisi Pemimpin Korea Utara Naik Kereta Api

Lalu, bagaimana gambaran kereta api milik pemimpin Korea Utara tersebut? Kereta api ini berwarna hijau dengan garis kuning seperti foto diatas. Secara umum sih mirip sama kereta pada umumnya, namun ini kereta lapis baja antipeluru. Kereta itu sama dengan kereta yang digunakan oleh ayah Kim Jong Un, yakni Kim Jong Il untuk bepergian ke China atau Rusia semasa hidup. Kereta itu mempunyai warna dan livery yang sama dengan yang digunakan oleh ayah Kim, Kim Jong-il, ketika dia mengunjungi Tiongkok pada tahun 2011 lalu.

Mengutip media China, Xinhua dan CCTV, menurut Adam Cathcart, seorang dosen sejarah di Universitas Leeds yang meneliti hubungan China-Korea Utara, mengatakan bepergian dengan kereta api telah menjadi ciri propaganda Korea Utara. Cathcart menjelaskan, tradisi bepergian ke negara sekutu China atau Rusia dengan kereta api telah dilakukan sejak Korea Utara dipimpin oleh kakek Kim Jong Un, yakni Kim Il Sung yang juga adalah bapak pendiri Korea Utara, setelah negara itu resmi berdiri tahun 1948. Kim Il Sung melakukan perjalanan resmi pertamanya ke China pertama kali dengan kereta adalah pada tahun 1982. Tradisi itu juga dilanjutkan oleh ayah Kim Jong Un, yakni Kim Jong Il. Kereta memang telah menjadi bagian dari keluarga Kim. Pada akhir 2011, ayah Kim, Kim Jong Il pun meninggal di kereta.

Pemimpin pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, kakek Kim, melakukan perjalanan ke luar negeri dengan kereta api secara teratur selama pemerintahannya sampai kematiannya pada tahun 1994. Perjalanan ini termasuk perjalanan ke Vietnam pada tahun 1958 ketika ia dipindahkan di Beijing ke pesawat, dan perjalanan ke Eropa Timur pada tahun 1984, melalui Uni Soviet. Kemudian dalam buku "Orient Express" tahun 2002, pejabat Rusia Konstantin Pulikovsky menuliskan perjalanan tiga minggu Kim Jong Il ke Moskow.

Menurut The Guardian yang mengutip berita dari surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo pada 2009, Kim Jong-il dilaporkan memiliki enam kereta mewah pribadi yang dia gunakan di Korea Utara. Kereta itu bisa berhenti di 20 stasiun yang dibangun khusus untuknya. Semasa memimpin, Kim Jong Il pernah melakukan kunjungan langka ke luar negeri yakni China, Rusia, dan Eropa timur dengan kereta api khusus tersebut. Kim Jong Un pun kini tampaknya meneruskan tradisi tersebut. Dia tampaknya menggunakan salah satu kereta ayahnya untuk melakukan kunjungan ke luar negeri.

Dan itulah keunikan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un yang memilih menghadapi diplomasi berbekal romantisme keluarganya dengan kereta api. Reuters melaporkan Kim, ayah dan kakeknya, tiga pemimpin Korea Utara secara berturut-turut sejak Perang Dunia Kedua, semuanya menyukai kereta api. Dalam perjalanan kali ini, Kim didampingi adik perempuannya Kim Yo Jong, Wakil ketua Partai Pekerja Kim Yong Chol, Menteri Luar Negeri Ri Su Yong, dan pejabat tinggi lainnya.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

“Kereta Kim Jong Un ini memiliki 21 gerbong yang dilengkapi Kereta pembawa Kim Jong-un memiliki 21 gerbong yang dilengkapi dengan ruang konferensi serba putih, gerbong makan, tempat tidur, hingga gebong khusus yang memuat mobil mewah Mercedes-Benz antipeluru”. Demikian media pemerintah Korea Utara memberikan deskripsinya. Kereta itu juga memiliki koneksi telepon satelit sehingga Kim dapat mengikuti perkembangan dan mengeluarkan perintah. Sudah pasti kereta pribadinya memiliki interior mewah dan fasilitas berkualitas baik. Kereta ini juga dapat melakukan perjalanan dengan aman di Cina, dengan rel kereta api yang lebih bagus di China.

Catatan Perjalanan Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara - Vietnam

Perjalanan "Kim Jong-un Express", kereta milik Kim melewati desa-desa kecil, di mana rakyat Kim yang hidup dalam kemiskinan melambaikan tangan untuk mengiringi kepergiannya. Rute kereta Kim bisa dilihat pada peta yang saya ambil dari BBC dibawah ini.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Kantor televisi resmi Korea Utara mengonfirmasikan bahwa pemimpin negaranya Kim Jong Un telah meninggalkan Pyongyang dengan kereta pada hari Sabtu (23/02/2019). Pada hari Sabtu jam 4.30 sore, 23 Februari 2019 Kim memasuki kereta di stasiun Pyongyang. Foto yang dirilis oleh media pemerintah Korea Utara memperlihatkan Kim Jong-un berdiri di pintu kereta dan melambaikan tangan sesaat sebelum kereta meninggalkan Ibu Kota Korut, Pyongyang.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Kereta meninggalkan Stasiun Kereta Api Pyongyang sekitar pukul 17.00. Sekitar pukul 9.30 malam, menurut laporan Chosun Ilbo, kereta tiba di perbatasan Cina-Korut di Dandong. Kim kemudian keluar dari kereta dan berjabat tangan dengan Ketua bidang hubungan internasional Partai Komunis C, Song Tao. Diluar dugaan, kereta Kim Jon Un tidak memasuki Beijing, ibu kota Cina  tapi langsung menuju Vietnam via Tianjin.

Kereta sampai di Tianjin sekitar pukul 13.00 pada Ahad. Menurut laporan New York Times, kereta Kim melewati Tianjin, sebuah kota sekitar 130 kilometer dari Beijing. Pada hari Minggu sore dan tiba di Changsha, sebuah kota Cina selatan, sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Kereta tersebut menempuh jarak yang sangat jauh melintasi China sebelum tiba di Hanoi setelah sekitar dua setengah hari. Beberapa netizen asal Vietnam juga mengunggah beberapa foto kondisi jaringan rel kereta api di Vietnam.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Selain dua foto jaringan rel kereta api di Vietnam di atas, ada pula netizen yang mengunggah foto perbaikan jalur kereta yang akan dilewati oleh Kim.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Akhirnya, kereta lapis baja berwarna hijau tua dengan garis kuning itu terlihat memasuki Stasiun Perbatasan China-Vietnam di Dong Dang pada Selasa (26/2/2019) pagi. Kim datang dengan disambut hormat militer, seperti yang dilakukan saat menyambut kakeknya Kim Il Sung, lebih dari 50 tahun lalu.

Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam

Mengutip SCMP, kereta lapis baja Kim telah menempuh perjalanan sejauh lebih dari 4.000 kilometer selama sekitar 65 jam dari Pyongyang menuju Vietnam melalui rute Dandong, Tianjin, Wuhan, Hunan, Nanning, dan Pingxiang, di China.

Setelah tiba di stasiun, pemimpin berusia 35 tahun itu langsung melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menggunakan mobil limusin anti-peluru menuju Hanoi, tempat diselenggarakannya pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Lestarikan Tradisi Naik Kereta Api, Kim Jong Un Naik Kereta Korea Utara-Vietnam. Ikuti update terbaru di
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers