Nama Dan Fungsi Partisi Internal Android Nama Dan Fungsi Partisi Internal Android
Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

18 January 2019

Nama Dan Fungsi Partisi Internal Android

Sore ini saya akan membahas Nama Dan Fungsi Partisi Internal Android secara umum serta penjelasan singkat partisi internal tersebut. Semoga pembaca blog widodogroho.com bisa lebih memahami partisi internal Android dan mengerti file sistem pada perangkat android anda.

Berikut adalah daftar partisi internal Android

1. /boot
2. /cache
3. /data
4. /misc
5. /recovery
6. /system

Mari kita bagas penjelasan dari masing-masing partisi internal android.

Image and video hosting by TinyPic
1. Boot Partition (/boot)

Sesuai namanya, partisi boot berisi file yang memfasilitasi proses boot dari perangkat Android. Pada partisi ini terdapat ramdisk dan kernel. Jika kita menghapus partisi boot, kita masih bisa booting perangkat tapi hanya dalam mode Recovery. Sebisa mungkin kita tidak hapus atau wipe partisi ini kecuali kita memiliki ROM dengan partisi boot di dalamnya.

2. Cache Partition (/cache)

Partisi Cache di android akan menyimpan log dan data aplikasi yang sering diakses. Download dari Google Play Store juga disimpan dalam partisi ini dulu. Wipe atau menghapus partisi cache tidak mempengaruhi perangkat android. Menghapus partisi cache justru kita akan mendapat ruang lebih di partisi cache.

3. Data Partition (/data)

Di partisi data ini data kita disimpan. Ini termasuk setelan dan Konfigurasi aplikasi yang sudah kita unduh dan install, pesan (SMS / MMS) serta kontak. Wipe atau Reset partisi data akan mengembalikan device ke pengaturan pabrik, menghapus semua aplikasi, pesan dan pengaturan pengguna dari perangkat android. Gactory reset di fitur android pun akan menghapus isi partisi ini.

4. Misc Partition (/misc)

Partisi MISC berisi pengaturan hardware perangkat android. File didalam sini wajib ada agar device kita berfungsi dengan baik. Jika kita menghapus partisi misc, device kita tidak akan berfungsi dengan baik dan mungkin tidak dapat booting sama sekali.

5. Recovery Partition (/recovery)

Partisi ini memungkinkan kita boot dalam mode pemulihan. Sementara dalam mode pemulihan, kita dapat melakukan banyak hal seperti menghapus partisi data atau userdata kita untuk mengembalikan perangkat ke pengaturan pabrik dan membersihkan partisi cahce dsb, tergantung seberapa multifungsi Recovery yang device kita gunakan. Partisi ini bisa juga di isi "custom recovery" seperti TWRP/CWM/Phils dan sebagainya. Dengan inginstal TWRP maka kita mempunyai fitur lebih dari pada Recovery "Stock" atau bawaan pabrik.

6. System Partition (/system)

Seperti namanya, semua file yang berkaitan dengan OS disimpan dalam partisi system ini. Ini juga mencakup semua aplikasi sistem yang merupakan bagian dari Rom & Android. Meghapus atau Wipe system akan menghapus ROM dari perangkat android kita. Namun, kita masih bisa boot ke recovery atau flash ROM baru.

Nah itulah 6 partisi internal android yang umum kita jumpai. Semoga pembaca semakin memahami perangkat android milik kita sendiri. Setelah ini, saya juga akan membahas partisi eksternal android.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Nama Dan Fungsi Partisi Internal Android. Ikuti saya di
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers