Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

02 February 2017

Mengenal Pedal Gas Throttle by Wire Truck Isuzu Giga Dan Cara Mengatasi Pedal Gas Throttle by Wire Kurang Responsif

Truck tronton Isuzu Giga sudah lumayan canggih, pedal gas pun menggunakan sistem Throttle by Wire. Apa itu Thortle by Wire? Throttle By Wire (TBW) adalah sebuah teknologi pada mobil yang memungkinkan sebuah pedal gas tidak lagi menggunakan kabel untuk menarik throttle. Kabel tersebut diganti dengan potensio dan sensor-sensor yang terintegrasi dengan ECM (electronic kontrol modul). Awalnya teknologi ini diterapkan di pesawat terbang dan kini digunakan di mobil. Sebenarnya saat ini belum ada mobil di Indonesia yang menggunakan teknologi Throttle by Wire untuk sebagian besar sistem operasi di dalamnya seperti pesawat terbang. Dengan teknologi Throttle by Wire berarti pengemudi sama sekali tidak memiliki hubungan mekanis dengan mobil. 
 


Artinya, kontrol sistem yang dihubungkan secara mekanis maupun hidraulis seperti pedal gas digantikan dengan pengiriman signal melalui kabel listrik. Jika dibayangkan, rasanya sama seperti mengemudi mobil di video game  menggunakan joystick. Sistem 
Throttle by Wire membuat pengemudi hanya menggerakkan sensor elektromekanikal saja. Teknologi seperti ini baru digunakan secara massal untuk pesawat berbadan lebar, seperti Airbus A 340. Di dunia aviasi, teknologi ini dinamakan fly-by-wire  dan pertama kali digunakan pada jet tempur F-16. Dengan fly-by-wire,  pilot hanya perlu menggerakkan sebuah joystick  untuk mengendalikan pesawat. 

Cara Kerja Throttle by Wire 

Sebagai penggerak katup throttle,  pada throttle body  terdapat motor servo yang bergerak sesuai sinyal yang dikirim komputer. Sudut buka-tutup katup itu pun ditentukan berdasarkan sudut kemiringan pedal gas saat diinjak. Tentu perbandingan keduanya berbeda-beda pada tiap mobil. Dengan cara ini jumlah udara dan bahan bakar yang masuk pun lebih seimbang. Jadi kolaborasi antara katup throttle  dan nosel selalu membuat campuran bensin optimal sekaligus efisien. 



Di balik segala kelebihan tadi, masih ada kemungkinan kerusakan pada motor servo. Sebagai motor listrik bisa saja motor servo itu macet akibat kotor atau terkena cipratan air. Namun tak usah risau, pihak pabrikan tentu sudah menyediakan penyekat pada bodinya. Dan daya tahan motor itu sendiri juga dibuat cukup tinggi. Andai sampai macet dengan posisi throttle  terbuka pun, komputer langsung menghentikan suplai bbm melalui throttle position sensor sehingga Anda takkan melaju tak terkendali.


Throttle by Wire Lebih efisien
 

Mobil berteknologi throtle-by-wire  bisa meningkatkan efisiensi penggunaan komponen. Karena tak lagi menggunakan komponen tradisional seperti kabel seling. Komponen ini digantikan oleh motor servo sebagai penggerak yang bekerja berdasarkan perintah komputer. Dan komputer bekerja sesuai input  data yang diterima dari sensor-sensor. Akurasi pengoperasian sistem pun lebih tinggi.

Namun bukan berarti sistem ini tidak memiliki kelemahan. Sebab semua sensor merupakan komponen yang kritis terhadap keamanan berkendara. Kerusakan pada sensor bisa mengganggu fungsi mobil dan tentu saja menjadi ancaman bagi nyawa manusia. Misalnya sensor pedal gas dan sensor kecepatan roda yang harus selalu menginformasikan ECU untuk mengaktifkan rem saat pengemudi menginjak pedal rem. 


Nah, bayangkan jika sensor-sensor ini tidak berfungsi. Begitu pula dengan adanya jeda waktu sejak operator mengaktifkan hingga sistem mulai bekerja. Namun jeda waktu ini sangat relatif.
Namun Anda tak perlu khawatir, mobil produksi massal saat ini seperti Isuzu Giga, Nissan Grand Livina, Latio, Suzuki Grand Vitara, SX4 atau Toyota Vios telah menggunakan teknologi drive-by-wire. Namun mobil-mobil ini hanya mengaplikasi salah satu sistem di dalamnya yakni throttle-by-wire. Artinya hanya sistem operasi pada pedal gas telah menggunakan sensor elektronik. Sementara sistem kontrol lain seperti rem, kopling dan setir masih menggunakan hubungan mekanis maupun hidraulis.

“Dengan throttle-by-wire,  mesin akan mendapat bahan bakar yang selalu optimal. Tidak seperti sistem throttle biasa di mana pengemudi akan membuka gas melalui kabel mekanis.
Sistem mekanis konvensional juga bisa menimbulkan proses pembakaran yang kurang sempurna di ruang bakar. Dan buntutnya, efisiensi kerja mesin berkurang dan mesin menghasilkan emisi gas buang tinggi. Nah dari perintah komputer inilah membuat pemakaian bahan bakar efisiensi. Hal inilah yang diminimalkan sistem throttle-by-wire.

Selain itu, pedal gas pada mobil yang menggunakan sistem throttle-by-wire  terasa sangat lancar karena tidak ada gesekan pada kabel gas mekanis. Ayunan pedal gas yang tidak disengaja akibat guncangan di jalan rusak misalnya juga diabaikan oleh komputer. Makanya konsumsi bbm bisa lebih efisien. Di pedal gas hanya ada sensor berupa potensiometer khusus. Tidak seperti potensiometer biasa, kemungkinan rusaknya potensiometer pedal gas ini juga kecil. 


Cara Mengatasi Pedal Gas Throttle by Wire Kurang Responsif
 
Cara mengatasi pedal gas yang kurang responsif tersebut bisa dilakukan dengan menambah perangkat throtte controller yang banyak dijual di pasaran. Namun jika anda tak mau merogoh kocek yang dalam bisa dilakukan dengan trik yang sudah cukup populer yaitu dengan memotong pegas pada pedal gas. Berikut ini adalah caranya:

1. Dengan menggunkan kunci 10, kendorkan baut pengikat pada throttle module
2. Dengan menggunkan kunci L (bintang) bukalah cover dari trhottle module tersebut.
3. Jika sudah maka akan terlihat sebuah pegas, keluarkanlah dengan mencongkelnya menggunakan obeng (-).
4. Potonglah pegas tersebut menggunkan gerinda atau semacamnya.
5. Pasang kembali semua komponen seperti semula.

Cukup mudah kan untuk mengatasi pedal gas yang kurang responsif pada mobil dengan teknologi Thortle by Wire ini. Dengan memotong pegas, mobil anda akan kembali responsif bahkan lebih responsif dari bawaanya.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Mengenal Pedal Gas Throttle by Wire Truck Isuzu Giga Dan Cara Mengatasi Pedal Gas Throttle by Wire Kurang Responsif. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers