Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

23 February 2017

Jalur Tonjong Dibeton, Purwokerto - Tegal Macet

Jeglongan sewu kali ini menjadi tema tulisan dalam kisah perjalanan saya bersama truck tronton Isuzu Gigat. Ya, infrastruktur berupa jalan raya di Jawa Tengah (Jateng) banyak yang mengalami kerusakan dan berlubang hingga sering disebut jeglongan sewu. Sebenernya selama ini sudah ada upaya penambalan jalan yang diberi nama Sapu Lubang. Sapu Lubang merupakan tindakan darurat untuk mengurangi jumlah kecelakaan akibat jalan berlubang yang sudah menelan sejumlah korban jiwa. Setelah seluruh jalan berlubang ditutup selanjutnya dilakukan pemeliharaan rutin dan kemudian dilakukan perbaikan total. Jadi sapu lubang dulu demi pelayanan kepada masyarakat. Perbaikan jalan nasional di Jateng bukan hanya menutup jalan berlubang namun ada juga yang dilakukan teknik rigid pavement (beton) seperti di jalur jalan yang melintasi wilayah Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes dengan kondisi rusak parah sepanjang 8,3 km. Sayang upaya pembetonan ini mengakibatkan kemacetan parah berjam-jam.


Dari pantauan saya jalur Tegal-Purwokerto mengalami kemacetan panjang di Tonjong, Brebes, Minggu (19/2/2017). Hal itu merupakan imbas dari perbaikan jalan dengan cor beton di wilayah tersebut. Kemacetan di jalan nasional yang menghubungkan wilayah pantura dengan selatan Jateng ini sudah terjadi sejak Sabtu (18/2) pukul 21.00.


Pengecoran jalan di wilayah Karangjati, Tonjong sehingga kendaraan harus bergantian melintas. Kemacetan dipicu oleh ulah pengendara yang saling berebut mendahului. Begitu ada celah kosong di lajur kanan, langsung saling berebut mendahului. Antrean kendaraan terpantau mengular di jalur tersebut. Dari arah Purwokerto kendaraan mengular lebih dari satu kilometer mulai dari Tonjong hingga Balekambang bawah. Antrean didominasi kendaraan besar seperti bus dan truck. Hal sama terjadi di dari arah sebaliknya (Tegal).

Saat situasi begini memang antrean kendaraan tidak bisa dihindari karena sistem buka tutup yang diberlakukan pada lokasi pengecoran jalan. Apalafi volume kendaraan baik dari Tegal maupun Purwokerto terus mengalir sehingga terjadi antrean.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Jalur Tonjong Dibeton, Purwokerto - Tegal Macet. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers