Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

03 September 2016

CEO Yahoo Marissa Mayer, Wanita Cantik Paling Berpengaruh Versi Majalah Time

Iseng-iseng mengisi waktu luang saya membuka situs berita mancanegara eh kok jadi ingin menulis Marissa Mayer, bos cantik yang sukses bersama Yahoo sebagai inspirasi kita semua. Selain itu Mayer juga pernah di nobatkan sebagai wanita paling berpengaruh di dunia. Ya, Sukses memang tak jatuh dari langit. Para petinggi perusahaan yang kini memimpin bisnis raksasa pun harus merintis karir dari bawah, sama dengan orang lain. Seperti CEO Yahoo Marissa Mayer punya karier cemerlang yang bermula di Google, perusahaan raksasa yang ikut dibangunnya selama lebih dari satu dekade. Berikut Marissa Mayer yang saya rangkum dan saya sarikan dari dari Nextren, HUFFINGTON POST dan majalah Time.


CEO Yahoo Marissa Mayer, perempuan berparas cantik yang menjadi bos Yahoo ini pertama kali mencicipi dunia kerja saat berusia 16 tahun. Ketika itu, Mayer menjadi kasir supermarket di kota Wausau, Winconsin.

"Banyak dari teman saya sesama kasir punya bertahun-tahun pengalaman dan sangat berkomitmen terhadap pekerjaan mereka. Di sini saya melihat pentingnya etos kerja," kata Mayer.

Tak hanya itu, Mayer juga belajar mencermati bon tagihan untuk menghitung pengeluaran. Dia lantas mengatur semua bon di dompetnya supanya menghadap ke muka sehingga bisa langsung dilihat sewaktu dompet dibuka. "Sampai sekarang saya merasa terganggu kalau ada bon yang terbalik di dompet," ujar dia.

Mungkin tak banyak yang menyangka bahwa kiprah Mayer awalnya datang dari sebuah ketidaksengajaan. Ceritanya, sebagaimana dikutip dari buku Biografi Mayer yang ditulis oleh Nicholas Carlson, begitu lulus kuliah dan mendapat gelar master ilmu komputer dari Universitas Standford pada 1999, Mayer kebanjiran tawaran pekerjaan.

Sedang pusing-pusingnya memikirkan tawaran mana yang akan dipilih, masuklah e-mail dari Google yang juga berisi tawaran pekerjaan. Tak mau dibikin tambah bingung, Mayer hendak menghapus e-mail tersebut. Namun, dia kemudian salah tekan. Bukannya memencet tombol "delete", justru tombol "spacebar" yang tertekan sehingga e-mail pun terbuka.
Mayer lalu membacae-maildari Google dan teringat akan Eric Roberts, salah satu dosen di kampusnya yang dulu pernah diterangkan soal mesin rekomendasi buatan Mayer.

Roberts menyarankan Mayer untuk bertemu dua orang mahasiswa PhD yang sedang mengerjakan proyek serupa. Nama mereka, Sergey Brin dan Larry Page. Mayer pun langsung menyadari bahwa dua mahasiswa yang pernah didengarnya dari Roberts itu tak lain adalah duet pendiri Google, perusahaan rintisan kecil yang mengirimkan tawaran kerja kepadanya ketika itu.

Dia lalu memutuskan bergabung, menjadi pegawai Google yang ke-20, sekaligus karyawan perempuan pertama di perusahaan tersebut. Karier Mayer semakin menanjak seiring berkembangnya Google yang kini tumbuh menjadi raksasa internet dunia.

Tiga belas tahun bersama Google. Pada 16 Juli 2012, ketika usianya 37 tahun, Mayer pindah ke Yahoo untuk memimpin perusahaan tersebut. Jabatan terakhirnya di Google adalah Wakil Presiden layanan Lokal, Maps, dan Lokasi.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai CEO Yahoo Marissa Mayer, Wanita Cantik Paling Berpengaruh Versi Majalah Time. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers