Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

15 August 2016

Sejarah Unik Mobil Hummer

Kali ini saya akan menulis sejarah mobil Hummer, ya mumpung dapat fotonya yang di potret oleh rekan saya, Pakdhe Agus atau Rembez Dicaprio di Semarang. Mobil Hummer yang masuk dalam kategori SUV premium pabrikan otomotif asal negeri paman sam ini cukup digemari oleh orang berduit di Indonesia, bahkan tidak sedikit artis maupun pengusaha menjatuhkan pilihan untuk mengoleksi mobil Hummer.


Untuk mesin hummer h3 tersedia dalam tiga pilihan kapasitas mesin, salah satunya adalah dengan kapasitas 3.7 Liter dengan teknologi pembakaran Multi-point injection fuel system, mampu mengeluarkan tenaga maksimal hingga 239 HP pada putaran mesin 5, 600 rpm, sedangkan untuk daya untir maksimalnya mencapai 327 Nm pada putaran 4, 600 rpm.


Sejarah Mobil Hummer

Hummer termasuk mobil yang punya sejarah unik. Hummer sebenarnya adalah kendaraan perang tentara Amerika Serikat yang bernamaHigh Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle (HMMWV). Karena penyebutan nama aslinya kepanjangan dan ribet, maka mobil ini dipanggil Humvee. Melihat kalau Humvee punya potensi untuk dijual ke rakyat sipil, akhirnya GM membeli hak cipta merek Humvee di tahun 1998. Sejak saat itu, produksi Humvee yang di-rebadge menjadi Hummer H1 menjadi tanggung jawab GM sampai akhirnya mereka penasaran untuk coba-coba membuat SUV yang lebih kalem. Nah, akhirnya SUV tersebut lahir tahun 2002 dan kita mengenalnya sebagai Hummer H2.


Dalam sekejap, Hummer H2 yang tersedia dalam varian SUV dan SUT (Super Utility Truck) langsung sukses besar dengan menorehkan penjualan 30.000 mobil per tahun. Untuk mendulang keuntungan lebih dan memperbanyak modelnya, Hummer juga memproduksi Hummer H3 yang lebih kecil, menggunakan basis mid-size pickup truck milik GM. Ya sekecil-kecilnya Hummer H3 tetap saja ukurannya besar dibanding mobil lain.

Puncak kesuksesan Hummer ada di tahun 2006, dan setelah itu Hummer langsung diuji dengan berbagai cobaan. Salah satu yang paling terkenal adalah identiknya Hummer dengan pemborosan bahan bakar dan pengotoran lingkungan sejak masa resesi di tanah kelahirannya dan naiknya harga BBM secara drastis.

Memang SUV ini gas buangnya sangat kotor dan sangat boros BBM. Dalam kondisi mesin sehat dan pengendaraan normal saja, 1 liter bahan bakar hanya cukup untuk jarak kurang dari 3-4 kilometer. Untungnya, pemilik Hummer biasanya sudah tidak peduli soal konsumsi BBM.

Akhirnya, tanda-tanda kebangkrutan beberapa merek GM sudah mulai kelihatan dengan dijualnya brand Hummer di tahun 2009. Waktu itu, GM sudah berhasil menjualnya ke Tengzhong Heavy Industrial Machinery Company dengan nilai jual 150 juta US Dollar, namun gara-gara sejumlah penundaan yang alasannya tidak diketahui, kesepakatan ini dibatalkan. Bulan Februari tahun 2010, GM resmi menutup merek Hummer, dan Hummer H3 yang keluar dari pabrik tanggal 24 Mei 2010 adalah Hummer terakhir.

Harga Mobil Hummer

Di Indonesia, Hummer sendiri tak pernah dijual secara resmi, selalu diimpor via IU. Selera miliuner Indonesia yang beragam membuat segala jenis Hummer ada di sini. Bahkan Hummer H2 Limousine yang panjangnya bisa menyaingi bus AKAP saja ternyata ada beberapa unit di sini.


Pada The 17th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009, dipamerkan Hummer. Harga mobil Hummer untuk versi standar dijual di kisaran harga Rp 2,35 miliar. Sedangkan Hummer Limousin dengan panjang mencapai 6 meter, yang merupakan edisi terbatas. Bisa memuat 15 orang. Tempat duduknya dibuat berhadapan.

Hummer 6 meter ini dilego dengan harga Rp 4,3 miliar. Yang luar biasa adalah kemampuannya menahan serangan peluru. Dari kaca hingga bodi mobil sudah dilapisi bahan anti peluru.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Sejarah Unik Mobil Hummer. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers