Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

24 August 2014

Pramugari Cantik TNI AU

Prajurit Wanita Angkatan Udara (Wara) TNI ternyata ramah-ramah dan juga punya wajah yang mempesona. Nggak percaya? Yuk, kenalan dengan prajurit TNI AU yang bertugas menjadi pramugari VVIP! Saat menemui Annisa Fitriah (35) di Markas Besar Angkatan Udara (Mabes AU) di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2014). Ia turut menghadiri upacara HUT Wara ke-51 di lokasi itu.



Sosok yang akrab disapa Nisa itu masuk pendidikan Wara tahun 2002. Setahun setelahnya, dirinya terpilih bergabung menjadi salah satu pramugari VVIP di TNI AU. "Awal mulanya kita tentara biasa Wara. Lalu saya masuk menjadi pramugari VVIP tahun 2003 melalui tes perekrutan," kata sosok kelahiran Bangkalan 23 Agustus 1979 itu.
Sosok yang sehari-hari berdinas di Disminpers Mabes AU itu menjelaskan, tes seleksi menjadi pramugari VVIP TNI AU tidaklah mudah. Ada beragam tes yang harus dilalui, termasuk soal kecakapan secara fisik dan mental. "Setelah kita dinyatakan lolos, kita mengikuti pendidikan di Garuda Indonesia selama 3 bulan. Kemudian di Skuadron 17. Setelah itu baru kemudian aktif melayani di VVIP-nya," jelas Nisa.

Sejak 2003 hingga sekarang, Nisa pun aktif menjadi pramugari VVIP. Ia merasa bangga dengan pekerjaannya itu karena bisa melayani para petinggi, bahkan orang nomor satu di Indonesia.
"Saya sudah sering terbang. Melayani para pejabat negara. Di antaranya Presiden SBY, Wakil Presiden, menteri-menteri, Panglima TNI, KSAD, KSAU, dan lain-lain," imbuh Nisa seraya tersenyum.


Kata Nisa, menjadi prajurit TNI AU, khususnya pramugari VVIP sudah cita-citanya sejak dulu. "Saya pengen berbakti kepada negara pastinya," imbuh penyuka warna kuning itu. "Suatu kebanggaan buat keluarga saya di mana selain menjadi tentara, saya juga bisa bergaul langsung dengan para pejabat. Berkomunikasi langsung, bertatap muka, yang mungkin itu tidak banyak orang dapat melakukan semua itu," sambungnya mantap.



Penggemar rujak ini mengaku selalu menjalankan tugas sebagai pramugari secara profesional. Dirinya mengaku bersyukur karena suaminya mengerti akan profesinya. "Alhamdulilah suami ngerti dan paham dengan tugas saya," ucap Nisa. Dirinya juga mengaku selalu mengusahakan untuk memberikan kasih sayang ke anaknya usai bertugas.

"Kalau tugasnya lama, pasti kangen sama anak. Jadi kalau kangen ya nelepon, atau pas pulangnya saya ajak jalan-jalan," ucap ibu satu anak yang hobi olahraga ini. Pendapat senada juga disampaikan Dina Diniyah (25). Ia mengaku masih baru menjadi pramugari di TNI AU. "Dua tahun berdinas, baru saya dipanggil menjadi pramugari," katanya.

Sejak pertama, dirinya memang sudah bercita-cita menjadi prajurit Wara dan menjadi pramugari. Katanya, ada rasa bangga karena bisa bertemu dengan para petinggi di Tanah Air. "Kita dituntut sebagai tentara, dan sebagai pramugari. Itu sangat-sangat luar biasa dan bangga sekali. Soalnya rasanya menyenangkan. Kita bisa kenal sama pejabat, bisa berkomunikasi langsung dengan para petinggi," ujar sosok yang baru 3 kali terbang melayani Menhan, KSAU, dan Panglima TNI itu.


Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Pramugari Cantik TNI AU. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers