Jalan-jalan sesat adalah sengaja membuat diri tersesat untuk mengetahui sesuatu. Dan jalan-jalan sesat ini terkadang penuh tekanan. Namun tekanan dan intimidasi itu melahirkan kecerdasan dan ketertindasan melahirkan kreatifitas...

Pin It

04 June 2017

Sejarah VW Kodok 4x4 Tentara Nazi

Dalam sejarahnya VW Beetle atau Kodok adalah inisiatif Hitler. Sejak produksi pertamanya, VW Beetle alias Kodok dirancang dengan sistem pengerak roda belakang dengan mesin belakang. Tapi tidak banyak yang tahu VW Kodok pernah dibuat dalam versi berpengerak empat roda alias 4x4 yang lebih powerfull di tanjakan. VW Kodok versi 4x4-nya diproduksi khusus sebagai kendaraan dinas para petinggi militer Nazi Jerman selama berlangsungnya Perang Dunia (PD) II. Karena dikhususkan bagi para komandan pasukan, maka julukannya adalah Volkswagen Kommandeurwagen yang artinya VW-nya komandan.

VW Kodok

Berbeda dengan versi reguler, body sedan KdF-Wagen dipasang di atas sasis mobil amfibi K├╝belwagen. Fender lebih lebar karena menggunakan gardan lebar dan ban besar. Mesinnya tetap di belakang dan berpendingin udara yang dihubungkan dengan drivetrain 4x4 dari Schwimmwagen. Ketika dalam mode 4x4 aktif, transimisinya hanya bisa digunakan di gigi pertama.

Volkswagen Kommandeurwagen

Periode produksinya hanya berlangsung singkat, mulai 1941 hingga 1944. Hingga pabrik VW rusak dihantam bom sekutu, tercatat hanya ada 667 unit Volkswagen Kommandeurwagen sempat diproduksi. Jumlah sekecil itu pun sebagian besar dikirimkan kepada semua komandan pasukan Nazi yang berperang di gurun-gurun pasir di Afrika Utara. Wajar saja bila unit utuhnya saat ini hampir tidak ada sama sekali.
Usai berakhirnya PD II pada 1945, pabrik VW dikontrol oleh pihak militer Inggris yang pengelolaannya kemudian diserahkan kepada industriawan otomotif Inggris. Namun tidak ada yang tertarik mengembangkan proyek rintisan Ferdinand Porsche tersebut. Alasannya desain VW sangat tidak menarik bagi kebanyakan pembeli dan karenanya tidak punya nilai ekonomi untuk diproduksi massal.

Penolakan dari kalangan pengusaha itu tidak membuat Mayor Ivan Hirst kehilangan ide buat menyelamatkan aset besar di tangannya. Perwira menengah AD Inggris yang ditugaskan untuk mengelola pabrik VW itu kemudian membujuk para atasan lembaga tempatnya bekerja memesan 20 ribu mobil kepada VW. Setahun kemudian barulah VW Type 1 versi sipil diproduksi massal.

Uniknya desain mobil yang pernah dianggap ditolak para pengusaha otomotif Inggris itu malah laris manis di pasar. Penjualannya bahkan mengalahkan Mini Morris dan Citroen 2CV yang sama-sama di kelas mobil murah. Sedemikian laris VW Type 1 sehingga produksinya terus ditambah dan bahkan dieskport ke Amerika Serikat.

Sejarah VW Kodok

Bagaimana selengkapnya sejarah VW Beetle sehingga menjadi mobil yang sangat terkenal seperti saat ini? Diolah dari berbagai sumber, berikut ulasan sejarah VW Kodok:

Ide Hitler dan Kontroversi Perancang VW Kodok

Hal yang luar biasa tentang VW Kodok bukan hanya rekor penjualannya, tetapi juga sejarahnya. Mengutip BBC pada Jumat (10/4/2015), sejarah VW Kodok diawali oleh keinginan Adolf Hitler, pemimpin fasis Jerman untuk membuat mobil murah dengan kecepatan yang mampu menembus 100 km/jam. Hitler kemudian menugaskan seorang insinyur, Ferdinand Porsche, untuk merancang kendaraan yang diimajinasikannya: mobil kecil yang mampu mengangkut dua orang dewasa dan tiga anak kecil, serta harganya tidak melebihi sepeda motor. Mobil yang dimaksud akhirnya selesai diproduksi pada tahun 1936 dengan total waktu pengerjaan selama 31 minggu. Saat pertama kali diproduksi, Kodok dibanderol dengan harga 990 Reich Marks, lebih murah dibanding Ford yang diproduksi di Inggris.

Sebetulnya, siapa perancang sesungguhnya mobil ini pun masih kontroversial. Sebabnya, desainer mobil peranakan Jerman-Hungaria Joseph Ganz telah membuat mobil yang mirip di 1920-an. Tetapi, Ganz kemudian dijebloskan ke kamp konsentrasi karena ia diketahui adalah seorang Yahudi, bangsa yang sangat dibenci Hitler dan Nazi.

Bukan hanya itu, perusahaan mobil asal Ceko, Tatra, juga menuduh Porsche telah melanggar paten desain, terutama dari desainer Hans Ledwinka. Jerman yang kemudian menginvasi Austria kemudian mengambil alih Tatra dan melarang produksi mobil yang mirip dengan Beetle. Meskipun begitu, pada 1961, VW secara resmi memberikan ganti rugi yang besar pada Tatra melalui penyelesaian di luar jalur pengadilan. Saat itu, VW telah menguasai otomotif dunia sehingga masalah ini tidak terlalu mencoreng nama baik VW.
Widodo Groho Triatmojo
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Sejarah VW Kodok 4x4 Tentara Nazi. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

2 komentar

uniknya VW tidak menggunakan pendingin air alias radiator ...

iya mas, mungkin untuk kejar harga murah pada awal ide pembuatannya

Terima Kasih

About Me

My photo

Saya Penggemar bus dan transportasi publik lainnya

Followers