Pin It

08 September 2016

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 10:26

Naila Novaranti, Wanita Indonesia Berdarah Minang Sunda Satu-satunya Pelatih Terjun Payung Di 46 Negara

Berawal dari hobi ekstrim olah raga terjun payung Naila Novaranti, wanita berdarah Minang Sunda kelahiran Jakarta 35 tahun lalu ini tercatat sebagai wingsuiter wanita satu-satunya di Indonesia. Naira Novaranti kini berkeliling dunia untuk melatih terjun payung para tentara di puluhan negara dan menjadi inspirasi banyak orang. Bagi kebanyakan orang mendengar kata olahraga terjun payung mungkin sudah tak asing lagi di telinga. Terjun payung memang telah menjadi olah raga yang populer di Indonesia. Dari ketinggian di atas 14ribu Mdpl dengan kecepatan 250km/jam, Naila bermain-main di udara selama beberapa menit. Baginya, sensasi terbang dan mampu melihat garis cakrawala adalah hal yang istimewa yang bisa didapatkan saat berselancar di udara. Dalam akun Facebooknya http://facebook.com/naila.novaranti.9 Naira sering mengunggah foto dan menulis aktifitasnya.


Pernahkah Anda mendengar wingsuit dan belly flying? Nah, Naila Novaranti adalah pelatih wingsuit dan belly flying yang cukup langka di Indonesia. Wingsuit dan Belly Flying merupakan sebuah varian olahraga dari terjun payung. Olahraga ini sudah tak asing bagi negara-negara seperti Amerika, Inggris, Rusia, dan Italia. Di Indonesia, masih sangat sedikit penggiat belly flying, apalagi wingsuit. Salah satu yang menekuni adalah Naila Novaranti. Wanita berdarah Minang dan Sunda ini merupakan orang pertama di regional Asia Tenggara yang menekuni olahraga wingsuit. Ia bukan anggota kesatuan militer. Novaranti hanya seorang sipil, tapi ia melatih Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan Mabes TNI untuk belly flying.

Melatih Kowad untuk belly flying awalnya ada kerjasama dengan Aerodyne (produsen parasut), terus juga kerjasama dari Mabes TNI. Naila pun memuji prestasi Kowad dalam hal akurasi. Namun untuk belly flying menurutnya, masih terkendala dalam pengembangannya karena Kowad selalu terjun rendah dan olahraga ini pun belum populer di Tanah Air. Untuk belly, karena selalu terjun rendah jadi ada kendala disitu.

Selain melatih Korps Wanita Angkatan Darat, Naila Novaranti juga melatih terjun payung Kopassus. Tak hanya itu, ibu tiga anak ini juga melatih berbagai kesatuan militer di seluruh dunia yang menggunakan produk Aerodyne.

Naila Novaranti melatih di 47 negara. Inggris, Australia, AS, dan lainnya. Naila sendiri tidak memungkiri kebesaran namanya ia dapat dari tempatnya bekerja. Sekitar 10 tahun lalu ia bergabung dengan produsen parasut kelas dunia Aerodyne sebagai Marketing. Dari sinilah ia mulai mengenal dunia terjun payung. Keinginan yang kuat bertemu dengan kesempatan yang diberikan perusahaan untuk berlatih terjun payung. Jadilah Naila memakai kesempatan ini untuk menjadi yang terbaik.

Dari bakat terpendamnya inilah, sekarang Naila dipercaya untuk mencari penerjun-penerjun potensial dari kalangan militer, melatih orang-orang terpilih itu untuk mengikuti berbagai kejuaraan, dan menjadi semacam manajer bagi tim binaannya.


Bisa dibilang Naila Novaranti ini sebagai talent scout di kalangan militer. Tapi di Indonesia Naila Novaranti juga berperan untuk menjadi jembatan antara pengguna Aerodyne dari militer dengan rekanannya.

Dari profesi yang ia geluti saat ini ia memiliki kesempatan luas untuk berkeliling dunia. Dalam beberapa bulan sekali Naila biasa pergi ke AS untuk datang ke kantor tempatnya bekerja. Sedangkan kalau hanya Singapura Naila mengaku biasa pergi sebulan sekali. (Sumber: Akun Facebook Naila Novaranti, http://facebook.com/naila.novaranti.9)
Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers