Pin It

22 March 2014

Posted by Widodo Groho Triatmojo on 23:13

Mobil Pertama Di Indonesia

Mobil pertama di Indonesia adalah Benz Phaeton, Benz merupakan cikal bakal merek mobil Mercedes-Benz, mobil ini buatan tahun 1895 dan dimiliki oleh Pakubuwono X. Pada saat itu mobil ini dibeli dengan harga 10.000 Gulden. Mobil ini mempunyai kapasitas mesin 3 liter dan hanya menggunakan satu silinder, tenaganya pun hanya 5 Hp.



Pada saat itu pembuatan mobil ini membutuhkan waktu hingga satu tahun untuk pembuatannya, dan pembuatannya pun disesuaikan dengan bentuk dan variasi sesuai dengan pesanan Pakubuwono X. Meskipun mempunyai mesin layaknya mobil, namun bentuk mobil pertama di Indonesia ini masih mirip dengan kereta kuda, oleh sebab itu pada masa itu mobil ini disebut Kereta Setan karena bisa berjalan sendiri tanpa ditarik kuda.

Seperti layaknya kereta kuda mobil ini tidak memiliki kaca, spion, bahkan penerangannya pun juga masih menggunakan lampu berbahan bakar minyak. Rodanya juga terbuat dari kayu dan dibalut ban mati alias karet utuh tanpa udara. Atapnya juga seperti terbuat dari kain terpal, sedangkan untuk suspensinya sudah menggunakan model per daun. Mobil ini mempunyai daya angkut hingga 8 orang.

Pakubuwono X sendiri memesan mobil ini dari sales mobil pertama di Indonesia yang bernama John C Potter yang juga diberi kekuasan untuk pengiriman mobil ini dari Eropa. Hebatnya lagi Indonesia lebih dulu memiliki mobil dibandingkan Belanda, Belanda baru punya mobil pertama mereka tahun 1896. Jika dilihat dari tahun pertama kali mobil diciptakan, Indonesia hanya butuh waktu 8 tahun untuk memiliki mobil pertamanya. Mobil pertama yang diakui adalah buatan Karl Benz pada tahun 1886.

Lalu kemana mobil Benz Phaeton milik Indonesia saat ini? Menurut beberapa media online saat ini Benz Phaeton pertama asal Indonesia berada di Belanda dibawah kepemilikan swasta. Awalnya Benz Phaeton ini di pinjam oleh Belanda untuk pameran mobil AutoRAI yang diselenggarakan tahun 1924, terakhir mobil ini terlihat di Indonesia adalah di Semarang tahun 1924 sebelum dikapalkan ke Belanda, namun hingga saat ini mobil tersebut ternyata tidak pernah kembali ke Indonesia.
Pemerhati transportasi publik, bus, truck serta sejarahnya.
  • Facebook
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Terima Kasih

    Followers